KOMPETISI OLAH RAGA MUSLIM PERTAMA HADIR DI KANADA

     Toronto, 26 Shafar 1434/8 Januari 2013 (MINA) – Toronto, kota terbesar di Kanada untuk pertama kalinya akan menyambut kompetisi  atletik pada tahun ini. “Kompetisi ini akan terbuka untuk pemuda 10 sampai 20 tahun, baik laki-laki maupun perempuan dan akan dilaksanakan di Pusat Ateletik Toronto, Universitas York, ini akan menjadi hari  yang  penuh dengan kesenangan, olahraga dan persatuan,”  kata Riyad Khan, pendiri persatuan Leading Out Lead (LOL) sekaligus pendiri kegiatan itu, kepada OnIslam.net sebagaimana dikutip Mi’raj News Agency (MINA) Selasa (8/1).

    Dibuka pada Mei 2013, Kejuaraan Atletik Muslim  pertama itu akan menyertakan berbagai kompetisi mulai dari olahraga lari, tambang, tolak peluru dan lompat tinggi.
    Perusahaan LOL baru-baru ini dibentuk Riyad Khan dan Bilal Qureshi, mereka adalah guru di Sekolah Yayasan Islam pinggiran kota Toronto, dan bertujuan memberikan kesempatan baru  bagi pemuda Muslim dan orang-orang muda pada umumnya di Pusat Kota Toronto.
    “Saya dan Bilal dari Sekolah Yayasan Islam (IFS) memiliki ide ini sejak lama, dan kami memiliki kelompok inti  lulusan IFS yang ingin berbuat lebih banyak bagi masyarakat,” kata Khan.
    Atletik adalah olahraga yang terdiri dari berbagai  kontes yang didasarkan dari kegiatan berlari, melompat, melempar, serta olahraga yang secara umum menantang satu sama lain untuk menentukan satu pemenang tunggal.
    Kegiatan ini  dimenangkan atlet dengan waktu tercepat, sementara kompetisi melompat dan melempar dimenangkan atlet yang telah mencapai jarak terjauh ataupun tertinggi dalam kontes.
    Kompetisi Atletik di Amerika Serikat dan Kanada cenderung merujuk kepada semua cabang atletik, termasuk lomba lari, maraton dan lari lintas alam.
    Para penyelenggara mendorong pemuda Muslim untuk bergabung dalam kompetisi perdana yang juga dinamai ‘ Jadilah Oranye dengan kami. ‘  Khan mengatakan warna orange mewujudkan banyak nilai-nilai inti dari organisasinya yang juga berarti sifat kehangatan, energi dan ambisi.
    Para pendiri tersebut berharap memperluas  usaha mereka itu dalam waktu dekat. “Kami mulai dengan satu kompetisi tapi tidak membatasinya untuk para atlet saja,” kata Khan.
    “Di sekolah, kami mengajak para siswa untuk mengikuti berbagai kegiatan, seperti konferensi Kepemimpinan Mahasiswa Ontario atau kegiatan-kegiatan antaragama  seperti ‘Me to We’  setiap tahun dan kami adalah satu-satunya sekolah Islam di sana,” tambahnya.
    Jumlah Muslim di Kanada berkisar sekitar 2,8 persen dari 32,8 juta total penduduknya, dan Islam merupakan agama non-kristen nomor satu di negara Katolik Roma itu.
    Sebuah survei terbaru menunjukkan mayoritas Muslim bangga menjadi warga Kanada, dan di sana mereka lebih berpendidikan daripada masyarakat umum.(T/R-010/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply