KONSPIRATOR DAN MEDIA BERI PARADIGMA PALSU TENTANG ISLAM

     Jakarta, 2 Rabiul Awal 1434/14 Januari 2013 (MINA) – Imam Islamic Centre Washington, Amerika Serikat (AS), Imam Muhammad al-Asi dalam acara Workshop dan Seminar Islamic Human Rights di Graha Sucofindo, Jakarta (13/1), mengatakan para konspirator yang dibantu oleh media memberi paradigma (cara pandang) palsu bahwa Islam identik dengan terorisme, Miraj News Agency melaporkan.

    “Mereka para konspirator yang dibantu media ingin memberi paradigma palsu bahwa Islam identik dengan terorisme,” ungkap al-Asi.
    Pria berusia 61 tahun itu melanjutkan bahwa konspirator dan media mengharapkan masyarakat dunia percaya bahwa orang Islam adalah masyarakat yang yakin dengan kebenaran, keadilan, cara-cara barbarian (kekerasan).
    Al-Asi yang menghabiskan waktunya banyak mengajar dan selalu memnjadi pembicara di berbagai universitas dunia itu mengatakan, “Kita diberi stempel ‘Frankestein’, tokoh jahat dalam cerita fiksi.”
    Namun pria yang bekerja dalam penerjemahan tafsir Al-Qur’an pertama berbahasa Inggris itu menyayangkan dengan ketidakmampuan umat Islam dalam meluruskan dan meng-counter (menahan) pendapat yang salah itu.
    Al-Asi mengambil contoh tudingan Barat (Amerika dan Israel) yang menuduh Muslim Iran melakukan kezaliman di seluruh dunia. Padahal itu tidak benar.
    “Negara adidayalah (Amerika dan sekutunya) yang melakukan pembunuhan di Pakistan, Afghanistan, dan genocide (pembantaian) di Palestina atas nama ‘melawan terorisme’,” tegas al-Asi.
    Lebih jauh pria yang juga berkiprah dalam majalah Crescent International itu mengungkapkan bahwa Amerika memberikan akses kepada Israel terhadap perkembangan persenjataan.
    Amerika memiliki perusahaan diseluruh dunia yang mencuri sumber daya alam dari tangan orang-orang Islam. Dunia Muslim dirampas sumberdayanya dan akhirnya populasi Muslim hanya menjadi pengungsi.
    “Kita telah terbelenggu menyuarakan kebenaran,” tambah al-Asi yang pernah membuat pernyataan bahwa serangan 11/9 telah direncanakan oleh AS yang akan dijadikan alasan untuk memerangi terorisme.
    Al-Asi pernah menulis sebuah artikel yang berjudul: “The Qur’an says: Zionist Israel will be shattered” (Al-Qur’an mengatakan: Zionis Israel akan hancur) yang dipublikasikan oleh majalah Crescent International.(T/R-011/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

 
           

 

 

 

Leave a Reply