LATIHAN MILITER ISRAEL PAKSA USIR WARGA PALESTINA

     Lembah Jordan, 21 Shafar 1434 H/3 Januari 2013 (Ahram/MINA) – Sekitar 500 warga Badui Palestina dievakuasi dari rumah mereka di Lembah Jordan pada Rabu (2/1), karena tentara Israel melakukan latihan militer.

     “Latihan-latihan ini telah mengusir lebih dari 400 orang, perempuan, anak-anak dan orang tua, dan bisa terjadi di tempat lain,” kata Aref Daraghmeh, seorang pejabat kota.
     Dia mengatakan 75 keluarga telah menerima perintah evakuasi pekan lalu, menjelang latihan Israel selama 24 jam. Pemerintah daerah setempat, Majid al-Fitiani, mengkritik evakuasi, dia mengatakan “bahkan pengusiran 24 jam tidak bisa diterima.”
     Militer Israel mengakui mengeluarkan 24 jam perintah evakuasi. Tak satupun bangunan penduduk yang diusir dibangun secara ilegal, tapi pihak militer berjanji akan mengijinkan mereka untuk kembali ke rumah masing-masing.
     “Karena latihan militer dan untuk menjamin keamanan penduduk setempat, surat pengusiran sementara didistribusikan hari ini untuk warga yang terletak di zona militer,” kata tentara.
     “Pada akhir latihan, warga akan diizinkan untuk kembali,” lanjut pernyataan itu, menekankan bahwa Israel menganggap rumah tersebut “ilegal di alam.”
     Sebuah evakuasi sementara serupa juga dilakukan di wilayah yang sama tahun lalu, sementara pasukan Israel melakukan latihan militer.
Daerah tersebut jatuh 60 persen dari Tepi Barat yang digolongkan sebagai Area C, yang berada di bawah kontrol administratif dan keamanan penuh Israel. Warga dari wilayah tersebut perlu untuk mendapatkan izin bangunan Israel atau rumah mereka akan dihancurkan.
     Warga Palestina dan aktivis hak asasi mengatakan izin hampir mustahil didapat, sehingga warga sering membangun tanpa menggunakan izin, sehingga memungkinkan dihancurkan oleh Israel.
     Dari 60.000 warga Palestina yang tinggal di lembah sungai Jordan,” sekitar 3.400 orang sebagian atau seluruhnya ada dalam zona militer tertutup dan menghadapi risiko tinggi penggusuran paksa,” menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan. (T/R-009/R-008).

 

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply