LIGA ARAB AKAN TANGANI PENGUNGSI SURIAH DI LIBANON

    Beirut, 25 Shafar 1434/7 Januari 2013 (MINA) – Para menteri luar negeri Arab akan bertemu pekan depan di Mesir untuk membahas pengungsi Suriah di Lebanon, berdasarkan laporan  Ma’an yang diterima Mi’raj News Agency (MINA) pada Minggu (7/1).

    “Menteri Luar Negeri Libanon Adnan Mansour diberitahu pada Minggu bahwa liga Arab telah sepakat untuk mengadakan pertemuan terkait kasus pengungsi Suriah di Libanon,” kata Daily Star.
     Pertemuan yang akan berlangsung pada 13 Januari 2013 itu akan membahas bantuan yang mungkin untuk Libanon dari anggota Liga Arab.
    Awal pekan ini, Libanon meminta bantuan asing sebesar 180 juta Dollar AS untuk membantu merawat pengungsi Suriah dan mengatakan akan mendaftar  serta mengidentifikasi mereka setelah absen selama setahun.
    Sampai sekarang pengungsi Suriah mendapat tempat berlindung bersama masyarakat lokal di Libanon, ketimbang ditempatkan di kamp-kamp pengungsi, hal serupa juga terjadi di dua negara tuan rumah utama lainnya, Yordania dan Turki.
    Sebelumnya, Pemerintah Lebanon  mengesahkan rencana untuk menangani arus pengungsi Suriah.
    UNHCR pada 3 Januari 2013 menyebutkan jumlah pengungsi Suriah di Lebanon mencapai 176.000 orang, sementara menurut perkiraan lain, jumlah pengungsi tersebut bisa mencapai sedikitnya 300.000 dalam enam bulan ke depan.
    Liga Arab merupakan organisasi yang terdiri dari negara-negara Arab. Organisasi ini didirikan pada 22 Maret 1945 oleh tujuh negara, Arab Saudi, Mesir, Irak, Yordania, Suriah, Lebanon dan Yaman.
   Organisasi yang bermarkas di Kairo itu bertugas mengkoordinasikan kegiatan ekonomi, termasuk hubungan niaga, komunikasi, kegiatan kebudayaan, kewarganegaraan, paspor, dan visa, kegiatan sosial, dan kegiatan kesehatan negara-negara Arab.
    Sampai saat ini, anggota Liga Arab berjumlah 21 negara dengan sekertaris Jenderal dari Mesir Amr Moussa yang menjabat sejak 2001.(T/R-010/R-008).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply