OKI DORONG ANGGOTANYA AKTIF BANTU KORBAN KONFLIK SURIAH

      Jeddah, 2 Rabiul Awwal 1434/14 Januari 2013 (AA/MINA) – Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Eklemeleddin Ihsanoglu, mendorong negara-negara anggota OKI secara aktif berpartisipasi dalam konferensi untuk menggalang bantuan kemanusiaan bagi para korban konflik di Suriah yang akan diselenggarakan pada akhir Januari mendatang.
     Hal itu berkaitan dengan undangan Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon kepada Sekretaris Jenderal OKI, Ekmeleddin Ihsanoglu untuk menghadiri konferensi yang akan diselenggarakan pada 30 Januari 2013 mendatang di Kuwait.
     Dalam pembicaraan melalui telepon, keduanya membahas situasi keseluruhan di Suriah berkaitan dengan dimensi politik dan kemanusiaan. Keduanya erbagi keprihatinan yang mendalam atas situasi kemanusiaan yang memburuk di negara itu dan menegaskan kembali komitmen mereka untuk bekerja sama dan mendukung upaya masing-masing menuju penyelesaian krisis Suriah.
     Pekan lalu, Ihsanoglu membuat seruan mendesak kepada negara-negara anggota dan organisasi kemanusiaan untuk memberikan bantuan langsung kepada pengungsi Suriah, terutama di Yordania karena kondisi musim dingin ekstrim yang parah saat ini telah mengganggu wilayah tersebut.
    Ihsanoglu menegaskan, negara-negara Islam dan lembaga-lembaga kemanusiaan memikul tanggung jawab langsung untuk membantu pengungsi Suriah yang telah dipengaruhi oleh cuaca buruk.
    Sebuah delegasi OKI dari departemen kemanusiaan OKI akan segera melakukan perjalanan ke Yordania untuk berkonsultasi dengan pemerintah Yordania dalam langkah yang tepat untuk menjamin penyaluran segera bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Suriah.
    Pada penghujung 2012, Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) melaporkan jumlah pengungsi Suriah yang terdaftar di negara-negara tetangga sejak awal September lebih dari 440.000 orang.
    Badan itu mengatakan saat ini sebanyak 127.420 pengungsi Suriah terdaftar di Lebanon, 125.670 di Yordania, 123.747 di Turki, 55.685 di Irak dan 9.734 di negara-negara Afrika Utara. Hingga saat ini, jumlah pengungsi terus meningkat.(T/R-022/R-008).

    
Miraj News Agency (MINA)

    

 

 

 

Leave a Reply