PERTUKARAN SANTRI INDONESIA KE THAILAND

 

      Bandar Lampung, 8 Rabiul Awwal 1434/19 Januari 2013 (MINA) – Para santri dari Indonesia berencana mengunjungi beberapa lembaga pendidikan Islam sejenis pesantren di Thailand, dalam rangka pertukaran santri kedua negara.
       Pimpinan Pesatren Diniyah Putri Bandar Lampung Indonesia, Halimah Syukur mengatakan hal itu di Bandar Lampung, Sabtu (19/1), saat persiapan pemberangkatan sejumlah 19 santri pesantrennya dalam program pertukaran pelajar Indonesia-Thailand, kerjasama Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung, Indonesia dengan Madrasah Tarbiyah Islamiyah Phanga dan Thayai Witaya School, Hajyay Thailand.

       Para santri perempuan akan berada di Thailand selama kurang lebih satu bulan untuk memperkenalkan beberapa keunggulan pesantren Indonesia.
       “Kami akan promosikan lembaga pendidikan pola pesantren yang dimiliki Indonesia,“ ujar Halimah.
Menurutnya, di Thailand terdapat sejumlah pesantren yang cukup besar. Informasi itu ia peroleh menerima kunjungan beberapa pelajar muslim Thailand ke pesantrennya, bebrrapa waktu lalu.
      “Pengelola pesantren di sana merasa tertarik dengan kegiatan pesantren di Indonesia. Terutama kegiatan pembekalan keterampilan santri, semacam ketrampilan memasak, membuat pakaian, dan kesenian, yang dapat melatih anak-anak untuk mandiri,” imbuh Halimah.
      Para santri yang akan diberangkatkan, sebelumnya mengikuti seleksi akademik, memiliki kemampuan berbahasa internasional bahasa Inggris dan bahasa Arab, serta memiliki kemampuan baca Al-Quran dengan baik. Mereka menjadi duta pesantren Indonesia yang akan perkenalkan pola pesantren Indonesia kepada muslim Thailand, tambahnya.
      Zulfikri Kurniawan, staf Pesantren Diniyah Putri Lampung menambahkan, program pertukaran pelajar seperti ini ini akan terus berlanjut. Rencananya, sekitar , April 2013 mendatang, sebanyak 30 pelajar Thailand akan belajar di Indonesia selama sebulan.
      Pesantrennya akan mempersiapkan berbagai program unggulan seperti pidato bahasa Arab dan Inggris, Qiroatul Qur’an, dan lainnya, untuk memberikan wawasan tambahan bagi pelajar muslim Thailand.
      Menurut informasi yang ia peroleh, penduduk muslim Thailand berjumlah sekitar sepuluh persen dari keseluruhan warga Thailand. 

      Desember 2012 lalu,sekitar 100 pelajar Imtiaz Melaka, Malaysia berkunjung ke Pesantren Al-Fatah Natar, Lampung, Indonesia dalam rangka studi banding, untuk mengembangkan lembaga pendidikan sejenis pesantren di Malaysia. 

      Pimpinan Pesantren Al-Fatah Lampung, Sholehuddin mengatakan, memang pesantren di Indonesia memiliki beberapa keunggulan sebagai lembaga pendidikan yang mendidik nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan kesederhanaan.(L/B-002/R-005).

 

Miraj News Agency (MINA)

 

 

 

 

Leave a Reply