PESAWAT TAK BERAWAK AS KEMBALI TEWASKAN DELAPAN WARGA PAKISTAN

      Islamabad, 27 Shafar 1434/8 Januari 2013 (MINA) – Tiga sumber intelijen menyebutkan bahwa beberapa rudal ditembakkan dari pesawat tanpa awak (drone) Amerika Serikat (AS) Selasa pagi di Barat Laut Pakistan dan sedikitnya menewaskan delapan orang , epakistannews melaporkan sebagaimana yang diterima oleh Miraj News Agency, Selasa.

    Pejabat intelijen Pakistan mengatakan wilayah itu adalah desa Haiderkhel dekat kota Mir Ali, sekitar 30 km sebelah timur ibu kota provinsi Miranshah di wilayah suku Waziristan Utara.
    Seorang pelatih taktis asing untuk Al-Qaeda dikabarkan tewas di antara mereka. Terjadi perbedaan informasi tentang kewarganegaraan tokoh tersebut, ada yang menyebutkan warga negara Somalia dan yang lain menyebutkan Uni Emirat Arab.
    Masih menurut laporan epakistannews, tiga orang lainnya juga terluka dalam serangan tersebut. Wilayah itu terletak sepanjang perbatasan Afghanistan yang merupakan basis utama pejuang Taliban. Di daerah inilah ahli strategi Al-Qaeda Abu Yahya al-Libi tewas tahun lalu.
    Serangan drone AS terus meningkat dalam dua pekan terakhir. Serangan ini adalah yang kelima kalinya di tahun 2013 terhadap wilayah kedaulatan Pakistan. Tahun ini sekitar sudah 38 warga Pakistan telah tewas.
    Khaama Press menyebutkan bahwa Minggu lalu drone AS telah menyerang tiga daerah terpisah di Waziristan Selatan. Serangan sebelumnya pun telah menewaskan setidaknya dua komandan penting pejuang Taliban Pakistan, Maulvi Nazir dan Wali Muhammad Mahsud (alias Toofan).
    Pakistan telah menentang penggunaan drone AS di wilayahnya. Strategi drone yang diterapkan AS telah membuat marah rakyat Pakistan, mereka menganggap itu adalah pelanggaran terhadap kedaulatan negara mereka. Mereka menyebutkan banyak warga sipil tak berdosa yang menjadi korban.
    Taliban Pakistan menuntut pemerintah Pakistan memutuskan hubungan dengan AS dan mendesak agar diterapkannya sistem berbasis Islam di negara itu.(T/R-011/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply