PHILIP STEPHENS: 2013 AS DAN ISRAEL AKAN PECAH

      Teheran, 20 Shafar 1434/2 Januari 2012 (MINA/FNA) – Ahli politik dan ekonomi Financial Times (FT), Philip Stepen memperkirakan Presiden AS Barack Obama akan mengambil langkah pembicaraan dengan Iran pada tahun 2013 ini dan juga memprediksikan tahun ini bisa terjadi perpecahan antara AS dan Israel.

      Menjelang pergantian tahun kemarin, Philip Stephens membuat prediksi tentang banyak masalah di tahun 2013 ini. Salah satunya berupa prediksi Obama akan menjajaki pembicaraan dalam bidang ekonomi dengan Iran.
      Ketika ditanya apakah Obama akan memulai perang dengan Iran pada 2013, Philip mengatakan, “Tidak. Obama akan mengusahakan perundingan bilateral langsung dengan Iran. Ada jaminan bahwa Ayatollah Khomaini akan setuju”.
      “AS saat ini siap untuk melakukan pembicaraan yang melampaui ambisi nuklir Iran untuk isu-isu seperti jaminan keamanan AS. Benjamin Netanyahu akan mencoba untuk menarik Obama ke arah lain dengan mendesak AS segera melakukan serangan ke instalasi nuklir Iran. Tapi setelah dukungan Perdana Menteri Israel tersebut untuk Mitt Romney (lawan Obama) dalam pemilihan presiden lalu serta rencananya untuk membangun lebih banyak permukiman Israel di Tepi Barat, Gedung Putih tidak akan mendengarkannya dan tahun 2013 ini bisa terjadi perpecahan antara AS dan Israel”.
      Sementara pakar FT lain, Edward Luce menanggapi pertanyaan apakah AS akan mampu mengembalikan tren pertumbuhan pendapatan per kapita sebesar 3 persen sebelum krisis pada tahun 2013, “Tidak ada. Pertumbuhannya tidak akan melebihi 2 persen. Washington terus diusik tentang masa depan fiskal Amerika, lemahnya permintaan ekspor AS, dan pemulihan pasar perumahan AS yang relatif lambat akan menghadirkan pemulihan ekonomi yang mengecewakantahun ini”.
      Pemerintah Israel telah menyatakan keprihatinan tentang dampak dari krisis keuangan AS yang menimbulkan kegelisahan bagi Israel. Radio resmi Israel melaporkan Menteri Keuangan Yuval Steinitz mengatakan bahwa krisis keuangan di AS akan menyebabkan masalah besar bagi Israel.
      Krisis AS berkisar di sekitar bagian pemotongan pajak yang diperkenalkan oleh George W Bush yang berakhir pada tengah malam pergantian tahun Masehi. Ini akan menambah rata-rata $ 2.000 untuk tagihan pajak penghasilan tahunan untuk Amerika.
      Presiden Barack Obama berencana memperluas 98 persen dari pemotongan pajak. Sedangkan dua persen sisanya akan tetap sama bagi warga kayaAS.(T/R-007/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply