PM ISRAEL TOLAK BERDAMAI DENGAN PALESTINA

     Yerusalem, 21 Shafar 1434/3 Januari 2013 (MEMO/MINA) – Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu menggunakan halaman facebooknya pada Selasa untuk menulis tentang niatnya yang bersikeras menolak untuk memajukan proses perdamaian dengan Palestina.

     Netanyahu berusaha melawan pernyataan yang dibuat oleh Presiden Israel, Shimon Peres, tentang Palestina dan Presiden Mahmoud Abbas menjadi mitra yang baik dalam proses perdamaian.
     “Suara-suara yang saya dengar baru-baru ini, mendorong saya untuk terus maju dengan konsesi dan resesi lebih, saya berpikir bahwa saya harus berurusan secara bertanggung jawab dan tanpa rasa takut dengan proses perdamaian,” Kata Netanyahu.
     Dalam kesempatan lain dia mengatakan, “Saya harus bijak, jika basis teroris ketiga Iran akan dibangun disini, dijantung negara perdamaian hanya bisa dicapai ketika keamanan tercapai.”
     Netanyahu takut Hamas kontrol Palestina. “Siapa pun bisa mengakui bahwa Hamas mampu mengendalikan Palestina, baik sebelum atau setelah perjanjian damai,” katanya.
     Sementara itu, tokoh partai Likud, Moshe Feiglin, telah mengusulkan pengusiran warga Palestina dari Tepi Barat untuk memaksakan kedaulatan Israel di luar Jalur Hijau (Gencatan Senjata 1949). Feiglin, yang sebelumnya pada Selasa ditahan oleh polisi setelah mencoba berdoa di Masjid Al-Aqsha, mengusulkan membayar Palestina untuk meninggalkan tanah mereka.
     “Negara Israel membayar 10 persen dari PDB-nya setiap tahun untuk solusi dua-negara dan persetujuan Oslo, ini untuk membayar pagar pemisah, Domes Besi dan kita harus segera menempatkan Domes Besi disetiap sekolah di Tel Aviv,” tambahnya.
     Israel bisa memberikan kepada setiap keluarga Arab di Yudea dan Samaria, yang diduduki Tepi Barat sebesar $ 500.000 untuk mendorong migrasi mereka.(T/R-017/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply