PRESIDEN ABBAS HADIRI KONFERENSI PEMBANGUNAN DI RIYADH

      Betlehem, 8 Rabiul Awwal 1434/20 Januari 2013. (MINA) – Presiden Palestina Mahmoud Abbas berencana akan menghadiri Konferensi Pembangunan Sosial dan Ekonomi yang akan dilaksanakan di Riyadh, Arab Saudi pada Senin (21/1), kata seorang pejabat Palestina.
      Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al-Maliki dan Menteri Keuangan Jawad Al-Naji bertemu dengan kementrian Saudi di Riyadh pada Sabtu (19/1) untuk persiapan konferensi itu.    

      Al-Maliki menyampaikan pidato tentang sanksi keuangan yang dilakukan Israel terhadap Palestia, menyusul peningkatan status Palestina di PBB pada November 2012.
“Kami sangat berterima kasih kepada kerajaan Arab Saudi yang menyiapkan bantuan 100 juta Dolar AS (hampir senilai 1 triliyun rupiah) untuk Palestina,” ujarnya.
      Menurut laporan Ma’an, Abbas dijadwalkan akan tiba di Riyadh pada Ahad (20/1) untuk menghadiri pertemuan dua hari itu.
      Konferensi Pembangunan Sosial dan Ekonomi pertama diselenggarakan di Kuwait pada 2009 dan yang kedua di Sharm el-Sheikh, Mesir, pada 2011.
      Konferensi dua hari di King Abdul Aziz Riyadh itu akan menindaklanjuti hasil rekomndasi konferensi sebelumnya. Di antaranya soal kesepakatan bersama untuk berinvestasi di ibu kota negara-negara Arab, strategi pengembangan penggunaan energi yang diperbaharui 2010-2030 , tujuan pembangunan 2015, dan pembentukan forum pemuda antar negara-negara Arab .
      Pertemuan juga akan membahas rekomendasi yang dibuat pada Forum Sektor Swasta Arab pekan lalu di ibukota itu.
      Menurut Kementerian Luar Negeri Saudi, sejumlah 21 negara Arab telah mengkonfirmasi keikutsertaan mereka. Raja Jordania Abdallah dan beberapa pemimpin Arab termasuk    Presiden Mesir Muhammad Mursi direncanakan menghadiri dalam konferensi tersebut .
      Konferensi diselenggarakan di bawah naungan Liga Arab untuk mengembangkan upaya bersama negara-negara Arab dan mendukung isu-isu pembangunan di bidang ekonomi dan sosial yang terabaikan. Selama ini lebih fokus pada masalah politik dan berbagai isu krisis.
      Konferensi bertujuan memberikan kontribusi kerjasama ekonomi dan sosial negara-negara Arab yang lebih luas, menciptakan basis ekonomi yang mendukung ekonomi negara-negara Arab serta memperkuat posisi dunia Arab. Sehingga meningkatkan peran negara-negara di kawasan Arab sebagai kelompok yang kuat di tingkat internasional.(T/R-010/R-005).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply