RI – AFGHANISTAN SEPAKAT TINGKATKAN KERJASAMA MILITER

        Jakarta, 29 Shafar 1434/11 Januari 2013 (MINA) – Kedutaan Besar Republik Indonesi (KBRI) di Kabul Afghanistan melalui situs resmi Kementerian Luar Negeri RI melaporkan, Indonesia dan Afghanistan sepakat  meningkatkan kerjasama militer sebagai tahap awal dalam upaya peningkatan kerjasama Kementerian Pertahanan kedua negara.

        Disebutkan, Dubes RI untuk Afghanistan Anshory Tadjudin menyarankan agar Menteri Pertahanan Afghanistan dapat melakukan kunjungan ke Indonesia. Saran tersebut disampaikan dalam kunjungannya ke Kantor Kementerian Pertahanan Afghanistan serta bertemu Wakil Menteri Pertahanan Afghanistan, Enayatullah Nazari pada 8 Januari 2013.

        Selain pertemuan dengan Menteri Pertahanan RI, Dubes Anshory juga menyarankan Menhan Afghanistan agar bertemu Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan berkunjung ke tempat-tempat pendidikan dan pelatihan TNI.

             Sementara itu Wamenhan Afghanistan yang pernah menjabat sebagai Menteri Imigrasi Afghanistan menyambut baik usulan tersebut dan berpandangan bahwa kerjasama militer kedua negara perlu untuk terus ditingkatkan. 

        Dalam dialog mengenai pembangunan kapasitas militer di Afghanistan, Nazari memandang perlu bagi Afghanistan untuk memperoleh pendidikan dan pelatihan dari militer Indonesia.

        “Pelatihan ini akan ditujukan bagi Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Afghanistan melalui kerjasama antara Kementerian Pertahanan Afghanistan dan Kementerian Pertahanan Indonesia dan penugasan Atase Pertahanan (Resident) di masing-masing negara”, kata Wamenhan Afghanistan sebagaimana dikutip Dubes RI untuk Afghanistan. 

        Lebih lanjut, Nazari menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah memfasilitasi kunjungannya ke Indonesia dan bertemu dengan para imigran Afghanistan di tempat penampungan delapan tahun yang lalu sewaktu ia masih menjabat sebagai Menteri Imigrasi Afghanistan.

        Kesan baik yang masih diingatnya adalah keramahtamahan, kebaikan, dan bantuan rakyat dan pemerintah Indonesia yang diberikan kepada warga negara Afghanistan di tempat-tempat penampungan serta kerukunan hidup beragama di Indonesia.

        “Tentara Nasional Afghanistan telah bekerja keras selama 10 tahun terakhir mempersiapkan diri untuk dapat mengambilalih sepenuhnya keamanan Afghanistan”, tambah Nazari yang pernah satu bulan menggantikan posisi Menteri Pertahanan Afghanistan Abdul Rahim Wardak yang mengundurkan diri.

        Saat ini keamanan di 75 persen wilayah Afghanistan sudah dikuasai oleh tentara nasional Afghanistan dan diharapkan sepenuhnya dapat dikuasai menjelang tahun 2014.

        Setelah tahun 2014 Afghanistan masih memerlukan bantuan dari negara-negara lain, khususnya Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme Kementerian Pertahanan dan tentara nasionalnya. (T/R-011/R-003/R-002)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply