RUSIA PRIHATIN ATAS SERANGAN ISRAEL KE SURIAH

Moskow, 20 Rabiul Awal 1434/1 Februari 2013 (MINA) – Rusia mengatakan pada Kamis (31/1) pihaknya sangat prihatin dengan laporan serangan udara Israel ke dekat Damaskus Suriah dan tindakan itu merupakan campur tangan militer yang tidak dapat diterima dalam negara yang sedang dilanda perang.

“Jika informasi itu benar, maka kita berhadapan dengan serangan tak beralasan di suatu negara berdaulat, yang terang-terangan melanggar Piagam PBB dan tidak dapat diterima, tidak peduli motif apapun yang membenarkan hal itu,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, menurut laporan Ma’an yang diterima News Agency Mi’raj (MINA) Kamis (31/1).

Sumber-sumber mengatakan kepada Reuters pada Rabu (30/1) pesawat tempur Israel membom sebuah konvoi di dekat perbatasan Suriah dengan Lebanon, menargetkan senjata yang di bawa untuk Hizbullah.

Televisi pemerintah Suriah mengatakan Israel mengebom sebuah pusat penelitian militer di Jamraya, antara Damaskus dan perbatasan di dekatnya.

Serangan itu menyebabkan kerusakan beberapa bangunan pusat penelitian militer, beberapa infrastruktur, menewaskan dua pekerja dan melukai lima orang lainnya. Jet Israel  terbang rendah di bawah radar dan diam-diam datang keluar dari gunung Sheikh utara.

Sumber-sumber Israel mengatakan  pada Selasa (29/1) senjata canggih Suriah bisa menjadi ancaman bagi Israel ketika senjata kimia jatuh ke tangan pasukan oposisi Suriah atau gerilyawan Hizbullah yang berbasis di Libanon.(T/P03/R2).

 

Miraj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply