SEKOLAH AS IZINKAN SISWA MUSLIM BERIBADAH

      Maryland, 18 Rabiul Awal 1434/30 Januari 2013 (MINA) – Sebuah sekolah umum di Amerika membuat peraturan baru yang mengizinkan siswa Muslim melakukan ibadah sehari-hari mereka.

   “Saya senang bagaimana kita telah mampu menghadapinya tanpa menjadi masalah,” kata Cheryl J. Logan, Kepala Sekolah Menengah Parkdale di wilayah Prince George, Maryland, kepada Washington Post, menurut  laporan OnIslam.net yang diterima Mi’raj News Agency (MINA) Rabu (30/1).
    Berdasarkan peraturan itu, siswa yang memperoleh izin orang tua dan mendapat nilai tinggi akan diberikan waktu untuk melakukan shalat.
   Logan berpendapat peraturan tersebut akan mendorong siswa untuk lebih bekerja keras meningkatkan nilai-nilai mereka guna mendapatkan izin melakukan shalat.
    Saat ini, sekitar 10 siswa Muslim di sekolah itu diperbolehkan mengambil waktu istirahat mereka untuk melakukan shalat.
   Menurut Logan, ketika siswa Muslim melakukan shalat di hari sekolah beberapa guru Kristen marah dan mengatakan kepada para siswa tersebut “ini adalah sekolah Kristen.”
   Dia menambahkan, dirinya menjelaskan kepada siswa Muslim bahwa sekolah negeri tidak religius, namun memperbolehkan siswa mempraktekkan agama mereka dalam beberapa cara.
    Berdasarkan hukum AS, sekolah negeri dilarang melakukan doa agama.
    Para ahli berpendapat perizinan bagi siswa Muslim untuk melakukan ibadah secara hukum diperbolehkan. “perizinan tentu diperbolehkan,” kata Charles Haynes, direktur Proyek Pendidikan Kebebasan Beragama di Newseum yang menulis dan berbicara tentang kebebasan beragama dan agama dalam kehidupan publik Amerika kepada Washington Post.
    Haynes mengatakan perizinan ibadah agama di sekolah umum berbeda-beda tergantung pada hukum negara di mana sekolah berada.
   Beberapa negara dalam undang-undangnya mengizinkan  sekolah untuk “memperlakukan setiap orang dengan cara yang sama tanpa pengecualian atau memberikan perizinan khusus untuk alasan agama.”
    Haynes, bagaimanapun, tidak menyetujui ide yang mengizinkan siswa dengan nilai tinggi saja yang bisa melakukan shalat.
   Isu melakukan shalat di sekolah umum telah menjadi isu yang diperdebatkan di Amerika Serikat.  Pada 2000, Mahkamah Agung AS menegaskan kembali larangan beribadah di sekolah umum di Texas.(T/P03/R2).

Miraj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply