Syeikh Hamami: Masjid Al-Aqsha Berada Dalam Bahaya Serius

 

 

 

    Al-Quds, 26 Shafar 1434/6 Januari 2013 (PIC/MINA) – Sheikh Jamil Hamami, anggota Dewan Tertinggi Islam di Al-Quds (Yerusalem) mengatakan, pelanggaran Israel di Al-Quds telah terjadi dalam rangka melakukan kampanye pemilihan umum di Israel yang akan dilakukan 22 Januari 2013 mendatang.

    “Kampanye penangkapan dan penyerbuan pada malam hari yang terjadi baru-baru ini di lingkungan kota Al-Quds merupakan bagian dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah Israel untuk menekan dan memaksakan larangan bagi warga Palestina di Al-Quds,” Kata Syeikh Hamami yang dilansir Palestine Information center (PIC) dan diterima Mi’raj News Agency (MINA), Sabtu malam (6/12)
    Syeikh Hamami menegaskan, pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Israel seperti memaksakan pemberlakuan pajak bagi warga Palestina di Al-Quds, pembongkaran rumah dan perampasan tanah mereka merupakan bagian dari kebijakan Israel yang terjadi dalam rangka menyongsong pemilihan umum.
     Ia juga menggambarkan peristiwa penodaan yang terjadi di Masjid Al-Aqsha serta penyerangan oleh pemerintah Israel dan para pemukim ilegal yahudi terhadap warga Palestina, pada saat ini, tergolong sangat serius dan mengkhawatirkan.
    “Bahaya serius sedang melanda Masjid Al-Aqsha menuntut umat Islam dan bangsa Arab untuk mengambil langkah-langkah cepat dan serius dalam upaya menyelamatkan Masjid Al-Aqsha dari rencana penjajahan,” kata Syeikh Hamami juga sebagai guru besar Studi Islam di Universitas Al-Quds.
    Syeikh Hamami memperhatikan, sedang berlangsung penyerbuan di Masjid Al-Aqsha oleh pemukim Yahudi yang dilaksanakan atas dukungan dari pemerintah Israel dan perlindungan dari badan intelijen.
    Dia memperingatkan rencana penjajahan itu bertujuan untuk menguasai Masjid Al-Aqsha dan mendirikan pos-pos di sekitarnya. “Tujuan dari pos-pos ini adalah untuk melindungi para pemukim illegal Yahudi yang berada di sekitar Masjid,” tambah Syeikh Hamami.
    Masjid Al-Aqsha dan Al-Quds adalah satu kesatuan. Al-Quds meliputi seluruh tembok yang mengelilingi kompleks Masjid Al-Aqsha. Saat ini Al-Quds berada di bawah penjajahan Israel yang memulai penjajahannya atas Palestina sejak 1948 lalu.(T/R-022/R-008).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply