TAHIR-UL-QADRI SERUKAN REVOLUSI DAMAI DI PAKISTAN

   Pakistan, 5 Rabiul Awal 1434/17 Januari 2013 (MINA) – Ulama berpengaruh Tahir ul-Qadri menyeru pemerintah agar segera melakukan revolusi dan pembubaran majelis nasional pada sebuah demonstasi dengan puluhan ribu pengikutnya di Jinnah Avenue, Islamabad. Qadri menyatakan Presiden Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Raja Pervez Ashraf serta menteri federal tidak bisa menjabat lagi.
  “Akhiri pemerintahan Anda. Saya beri waktu sampai besok pagi untuk membubarkan Majelis Nasional dan majelis provinsi. kami juga akan membuat keputusan besok,” demikian pernyataan Al Qadri yang diikuti gemuruh sorak-sorai para pendukungnya.

  “Mandat Anda telah berakhir, mandat palsu Anda diperoleh melalui uang, orang-orang yang memberikan Anda mandat melalui suara, dan kini mereka telah mengambil kembali mandatnya dalam bentuk protes. Pemerintah dan majelis telah berakhir malam ini,” tegasnya ketika berbicara dari mobil antipeluru di atas panggung seperti dikutip oleh harian lokal Greater Kashmir.
  Qadri memulai long march dari Lahore untuk menekan pemerintah melaksanakan reformasi termasuk pembubaran Komisi Pemilihan dan pembentukan pengurus baru setelah berkonsultasi dengan tentara dan peradilan. Long march berakhir jam 2 pagi di Islamabad. “Sekarang revolusi telah dimulai,” katanya.
  Meskipun Qadri telah menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Islamabad untuk mengadakan protes damai beberapa kilometer dari Majelis Nasional, mereka justru bergerak ke arah ke alun-alun dekat parlemen. Qadri juga menghasut polisi dan personil paramiliter untuk menentang perwira mereka, dan mengatakan bahwa para pejabat akan dihapus.
  Para pendukung Qadri bergerak dari Jinnah Avenue menuju Zona Merah yang merupakan gedung parlemen, gedung pemerintah dan kantor diplomatik. Qadri menyatakan empat juta orang telah bergabung dalam long march ini. Namun Berita resmi Pakistan mengatakan hanya 35.000 sampai 50.000 orang yang bergabung.(T/R-025/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply