TENTARA ISRAEL SERANG DESA DI YERUSALEM

      Bethlehem, 9 Rabiul Awal 1434/21 Januari 2013 (MINA) – Puluhan orang luka ringan pada Ahad (20/1) ketika tentara Israel menyerbu sebuah desa baru di barat laut Yerusalem yang didirikan warga Palestina untuk melakukan protes terhadap permukiman ilegal Yahudi.

   “Pasukan Israel menyerbu desa Al karamah di Beit Iksa itu dan mengeluarkan perintah penghancuran serta evakuasi,” kata seorang aktivis lokal, Nabil Habana, kepada Ma’an yang diterima Mi’raj News Agency (MINA) pada Senin (21/1).
   Habana menambahkan para aktivis mencoba mencegah tentara yang berusaha mendekati tenda mereka, di mana para tentara menembakkan gas air mata dan bom suara kepada para pengunjuk rasa.
   Juru bicara untuk desa yang melakukan protes itu, Bilal Kiswani, mengatakan serangan tentara Israel yang berulang-ulang menunjukkan bahwa desa al-Karamah akan segera dihancurkan.
   Kiswani menambahkan ada lebih dari 100 aktivis daerah sekitar yang tinggal di desa protes tersebut, dan mereka akan tetap di sana meskipun Israel memerintahkan untuk pergi.
   Kelompok-kelompok lokal mendirikan tenda desa protes di barat laut Yerusalem itu pada Jumat lalu, inisiatif tersebut bermaksud melawan pembangunan permukiman Israel yang masih berlangsung beberapa pekan ini.
   Pada Rabu, tentara Israel merobohkan tenda desa Bab al-Syams yang dibentuk untuk memprotes rencana Israel membangun permukiman “E1” di tanah itu, di mana nantinya akan memutuskan Tepi Barat dari Yerusalem.
   Beit Iksa yang dikelilingi permukiman Israel dikepung sepenuhnya oleh tembok pemisah Israel, sehingga membuatnya terpisah dari Yerusalem.
   Menurut sebuah studi Institusi Penelitian Terapan Yerusalem, Ketika permukiman selesai, dindingnya akan mengambil 96 persen lahan Beit Iksa.(T/R-010/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply