TENTARA ISRAEL SERBU TEPI BARAT, CULIK SEJUMLAH WARGA PALESTINA

    Tepi Barat, 13 Rabiul Awal 1434/25 Januari 2013 (MINA) – Tentara Penjajah Israel menyerbu beberapa distrik di Tepi Barat. Mereka memaksa masuk dan menggeledah beberapa rumah, mendirikan penghalang jalan, menginterogasi dan menculik sejumlah warga Palestina.

 

       Tentara Penjajah Israel juga menyerbu daerah timur Khan Younis,  Jalur Gaza dengan merusak lahan pertanian, demikian menurut laporan www.imemc.org yang dimonitor Mi’raj News Agency (MINA), Jum’at.

 

        Pusat Studi Tahanan dan Hak Asasi Manusia Ahrar (Ahrar Center for Detainees Studies and Human Rights) melaporkan, tentara Israel menyerbu kota Awarta yang berdekatan dengan distrik Nablus, Tepi Barat Utara. Israel menculik seorang warga Palestina yang teridentifikasi bernama Samer Salim Sharab, 37 tahun.

 

       Ibunda Sharab menyatakan, tentara Israel mengepung rumah mereka satu jam setelah tengah malam. Mereka memaksa masuk ke dalam rumah serta memeriksa Samer sebelum ia diculik.

 

       Selanjutnya, tentara penjajah Israel menyerbu kota Snieria yang berdekatan dengan Distrik Qalqilia, Tepi Barat Utara. Mereka menculik Ahmad Sadeq Omar, 32 tahun, saudara dari ‘Ala yang menghabiskan umurnya selama 10 tahun di penjara Israel.

 

       Sebelumnya pada Kamis subuh (24/1), tentara penjajah Israel menyerbu kota Qabatia, sebelah selatan Distrik Jenin, Tepi Barat utara. Mereka memaksa masuk ke rumah warga dan menggeledah beberapa rumah setelah memaksa keluarga keluar dari properti mereka.

 

       Tentara Israel menyerbu kota Arraba, sebelah selatan Distrik Jenin, Tepi Barat Utara. Mereka menginterogasi sejumlah warga yang berada di jalan raya.

        Sumber-sumber lokal melaporkan, tentara penjajah Israel juga menyerbu kota Ath-Thaheriyya, sebelah selatan distrik Hebron, Tepi Barat selatan. Mereka mendirikan hambatan jalan, dan memaksa masuk ke rumah warga Palestina sebelum menculik seorang warga yang teridentifikasi bernama Nabil Elias At-Til.

 

       Tentara Israel juga menyerbu beberapa daerah di kota Hebron, dan mendirikan penghalang jalan pada  pintu masuk kota Sair, Halhoul, Beit Ummar, Yatta, dan kamp pengungsi Al-Fawwar.

 

       Tentara penjajah Israel  memberhentikan kendaraan yang melewati jalan tersebut. Mereka menggeledah puluhan kendaraan serta menginterogasi warga Palestina sambil memeriksa kartu indentitasnya.

        Para tentara penjajah Israel juga menyerbu daerah Badui di dataran Tepi Barat Utara. Ketiga kalinya dalam waktu kurang dari sepekan, tentara Israel menghancurkan beberapa gubuk dan tenda yang digunakan oleh para penggembala lokal.

 

        Puluhan serangan serupa telah dilakukan oleh tentara selama beberapa bulan terakhir terhadap daerah dataran utara yang menyebabkan berpindahnya ratusan penggembala.

 

Langgar Genjatan Senjata

 

        Selain itu, beberapa kendaraan lapis baja militer dan tank Israel menyerbu wilayah timur pertanian dari Khan Younis,  Jalur Gaza Selatan.

 

         Sumber-sumber lokal melaporkan, tiga tank dan empat buldoser militer lapis baja Israel bergerak maju sekitar 100 meter ke daerah Al-Fakhary, Khan Younis, Jalur Gaza Selatan. Mereka telah menghancurkan lahan pertanian, tidak ada bentrokan yang dilaporkan.

 

        Pada Rabu malam (23/1), tentara penjajah Israel menculik seorang warga Palestina yeng teridentifikasi bernama Bilal Bashar Daraghma, 19 tahun, saat ia mencoba untuk menyeberangi penghalang jalan Al-Hamra saat menuju ke dataran Tepi Barat Utara. Daraghma berasal dari distrik Tubas, Tepi Barat tengah.(T/R-022/R-006)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply