TUNISIA SERUKAN DIALOG NASIONAL ATASI KRISIS MALI

     Tunisia, 7 Rabiul AWwal 1434/19 Januari 2013 (MINA) – Pemerintah Tunisia menyerukan diadakannya dialog nasional dalam mengatasi krisis bersenjata yang terjadi di Mali, Afrika Barat beberapa hari ini.
     Dalam sebuah laporan Xinhua, pernyataan dikeluarkan pada akhir pertemuan yang diadakan pada Kamis dihadiri Presiden Moncef Marzouki, Perdana Menteri Hamadi Jebali, Menteri Luar Negeri Rafik Abdessalam dan pejabat senior lainnya.

     “Akan lebih baik diadakan dialog nasional Mali, tidak melalui serangan militer yang berisiko menimbulkan dampak kekerasan,” ujar pejabat Tunisia.
     Tunisia juga mendesak negara-negara di kawasan Afrika dan negara-negara Arab untuk mendukung upaya dialog Mali agar tidak berdampak leih luas lagi.
     Tunisia mengecam aksi penculikan warga Aljazair dan warga asing oleh kelompok bersenjata di Mali.
     Menanggapi intervensi Prancis di Mali, Menteri Luar Negeri Abdessalam mengatakan, situasi itu justru menambah efek lain. Perlu pendekatan dialog yang meliputi aspek keamanan, politik dan kesadaran bersama.
     Berkaitan dengan warga Perancis di Tunisia, yang termasuk kawasan Afrika Utara, Menlu Abdessalam menjamin keamanan warga Prancis di Tunisia. Dia menambahkan tentara keamanan Tunisia telah diperintahkan mengambil langkah yang tepat untuk melindungi lembaga-lembaga diplomatik Perancis dan warga negara di negeri Tunisia. (T/R012/R005).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply