UNTUK PERTAMA KALI AS AKUI PEMERINTAHAN SOMALIA

       Afrika, 7 Rabiul Awal 1434/19 Januari 2013 (MINA) – Amerika Serikat (AS) telah mengakui pemerintah Somalia untuk pertama kalinya selama lebih dari dua dekade. Hillary Rodham Clinton, sekretaris negara AS membuat pengumuman itu pada Kamis (17/1) bersama Presiden Somalia Sheikh Hassan Mohamud.
     Presiden Barack Obama seperti yang dilaporkan kantor berita AP telah bertemu secara pribadi dengan pemimpin Somalia di Gedung Putih.

      Kantor berita Aljazera dan dikutip oleh Mi’raj News Agency (MINA) melaporkan bahwa Washington tidak mengakui pemerintah Somalia sejak panglima perang menggulingkan diktator Mohamed Siad Barre pada 1991.
     Clinton mengatakan zaman telah berubah, mengutip pernyataan kelompok bersenjata al-Shabab mundur dari kota besar Somalia. AS memberikan $ 780 M kepada pasukan Afrika untuk membantu upaya itu.
   Gedung Putih juga menyatakan optimismenya tentang masa depan Somalia dan berjanji untuk bekerja dengan pemerintah baru negara itu untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan, meningkatkan ekonomi serta meningkatkan pelayanan sosial.
    Obama juga mendesak mitranya, Somalia untuk merebut kesempatan itu guna mengubah lembaran perang saudara yang telah berlangsung selama dua dekade.
    Pengakuan AS ini akan membantu Somalia mendapatkan bantuan besar dari badan-badan bantuan AS dan internasional. Clinton juga berbicara akan medirikan kembali kedutaan di Somalia di masa depan.(T/R-012/R-008).

Miraj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply