LEBIH 10 JUTA WARGA YAMAN BUTUH BANTUAN PANGAN

Sana’a, 16 Rabiul Akhir 1434/25 Februari 2013 (MINA) – Lebih dari 10 juta warga Yaman membutuhkan bantuan pangan terutama  dari kalangan anak-anak. Jumlah warga Yaman yang membutuhkan bantuan pangan telah meningkat dua kali lipat dari 5 juta warga pada tahun 2008 menjadi 10 juta pada saat ini.

Juru bicara wanita, Otaifa dari WFP (Word Food Programme) kantor regional Program Pangan Dunia di Timur Tengah mengatakan bahwa banyak di antara mereka yang sangat membutuhkan bantuan pangan adalah anak-anak, demikian seperti yang dikutip dari yementimes.com dan dipantau oleh Mi’raj News Agency. 

Otaifa menegaskan bahwa persentase malnutrisi kalangan anak-anak di Yaman merupakan salah satu persentase kekurangan gizi tertinggi di seluruh dunia sebanding dengan Somalia. Demikian data dari Pusat Informasi PBB.

Mustafa Nasr, Kepala Media dan Ekonomi Pusat Studi, mengatakan bahwa statistik gizi buruk mencerminkan situasi bencana ekonomi di negeri ini. Hal ini menunjukkan bahwa efek dari buruknya kebijakan pemerintah sebelumnya yang sudah berlangsung sejak satu dua tahun sebelumnya. Mustafa menambahkan bahwa situasi ekonomi telah memburuk selama dua tahun terakhir karena kelumpuhan politik di Yaman.

Yaman bersaksi bahwa kejadian-kejadian  tadi berlangsung selama terjadi revolusi 2011 yang memaksa beberapa pabrik untuk menutup sementara dan mengakibatkan munculnya sabotase terhadap perusahaan minyak. Sektor minyak bumi adalah merupakan devisa utama dari ekonomi Yaman.

Nasr menegaskan pentingnya mengambil prosedur yang diperlukan untuk mengatasi kemiskinan, serta mengaktifkan kerjasama regional dan internasional. Dalam hal ini, ia mengritik negara-negara donor karena terlambat dalam memberikan hibah yang diperkirakan sebesar  6 milyar dolar Amerika. “Mereka berjanji untuk menyumbangkan hibah tersebut ke Yaman pada saat konferensi bulan September 2012 lalu di Riyadh.

Senada dengan hal itu, Menteri Perencanaan dan Kerjasama Internasional Mohammed Al-Sa’di pada awal bulan ini mengajukan permohonan serupa dengan negara-negara donor dan organisasi-organisasi internasional untuk memenuhi janji-janji yang mereka buat selama konferensi September 2012 lalu.(T/P010/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

               

               

Leave a Reply