DEMONSTRAN BENTROK DENGAN PASUKAN ISRAEL

Jerussalem, 13 Rabi’ul Akhir 1434/23 Februari 2013 (MINA) – Para demonstran Palestina berdemonstrasi menuntut teman-teman mereka yang kelaparan di dalam penjara Israel untuk dibebaskan. Akibatnya mereka  terlibat bentrok dengan pasukan Israel di Jerussalem, Hebron dan di beberapa tempat di Tepi Barat.

Menurut sebuah sumber, ratusan warga Palestina di Hebron dan di tempat lain di Tepi Barat melakukan aksi demo terhadap Israel. Lantas, militer Israel menyemprotkan gas air mata dan menembakkan peluru ke arah demonstran. Akibatnya banyak para demonstran yang mengalami luka-luka akibat tembakan dan gas air mata Israel.

Di Yerusalem, puluhan warga Palestina melakukan aksi demonstrasi usai sholat Jumat.  Lokasi demonstrasi tersebut persis berada di sebuah situs suci umat Islam yang dikenal sebagai Noble Sanctuary. Militer Israel menghalau para demonstran dengan dengan granat listrik.

Protes tersebut telah berlangsung sejak satu pekan lalu. Israel telah menangkap lebih dari 1000 warga Palestina atas tuduhan pelemparan dan serangan-serangan mematikan lainnya.

Para pengunjuk rasa bersumpah untuk berjuang membebaskan para tahanan. Warga Palestina memperingatkan bahwa jika ada tahanan yang tewas, itu akan memicu protes yang lebih besar lagi.

“Akan ada demo yang lebih besar lagi,” kata seorang pemuda pengunjuk rasa. Dia mengatakan ada banyak cara untuk membela teman-temannya yang dipenjara, termasuk serangan bersenjata terhadap Israel apabila mereka tidak segera dibebaskan.

“Demonstrasi yang semakin meluas itu membuat kami khawatir akan terjadinya pemberontakan warga Palestina”, kata Danny Yatom , mantan jenderal yang memimpin pasukan Israel di Tepi Barat.

Yatom memberitahu Radio Israel bahwa warga Palestina akan bereaksi keras setelah perundingan damai dibekukan selama lebih dari empat tahun dan belum terlihat usaha perbaikan.

Presiden Amerika Barack Obama berharap bisa mendorong proses perdamaian Palestina-Israel dalam rencana kunjungannya ke Israel dan Palestina pada bulan Maret mendatang.(T/P04/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply