ENNAHDA SERUKAN PRO-ISLAM AKSI RELI PADA SABTU

Tunis, 4 Rabiul Akhir 1434/14 Februari 2013 (MINA) – Partai berkuasa Tunisia Ennahda telah menyeru semua pendukungnya untuk melakukan aksi reli hari Sabtu (16/2) dan mengembalikan “legitimasi”,  ketika Perdana Menteri, yang termasuk partai Islam, berencana membentuk pemerintah baru teknokrat, Modern Ghana melaporkan Rabu (13/2).

“Para pendukung Ennahda harus mempertahankan revolusi mereka dan kepentingan rakyat,” kata Mohamed Akrout, seorang wakil pemimpin Ennahda, di dalam sebuah video yang diposting Rabu di halaman facebook partai.

Akrout mengatakan reli akan diadakan  hari Sabtu (16/2), tetapi tidak mengidentifikasi tempatnya. Pro-Islam pengguna facebook mengharapkan demonstrasi berlangsung di Habib Bourguiba Avenue pusat Tunis, tempat lahirnya revolusi 2011 yang menggulingkan otoritas Presiden Zainal Abidine Ben Ali.

“Rapat umum itu bertujuan untuk memperkuat legitimasi dan mewujudkan tujuan revolusi,” kata Akrout dalam video.

Desakan ini muncul setelah Perdana Menteri Hamadi Jebali memperingatkan kekacauan di Tunisia dan mengancam akan mengundurkan diri  kecuali  jika ia dapat membentuk pemerintahan teknokrat baru,  meskipun ada penentangan keras dari Ennahda.

Jebali telah mencari dukungan politik atas rencananya untuk membentuk kabinet non-partisan. Tunisia jatuh ke dalam kekacauan politik setelah Belaid, pemimpin Partai Demokrat Patriot, ditembak di luar rumahnya di ibukota Tunis 6 Februari lalu. Laporan menyebutkan, Belaid ditembak oleh sejumlah orang yang mengendarai sepeda motor saat ia sedang menuju tempat kerjanya.

Pembunuhan Belaid itu memicu demonstrasi kekerasan di negara Afrika Utara itu, markas partai berkuasa Ennahda diserang di lebih dari 12 kota. Kelompok-kelompok oposisi telah menuduh Ennahda berada di balik pembunuhan itu. Namun, pemimpin partai Ennahda Rashid al-Ghannushi mengutuk tindakan tersebut dan menolak tuduhan.(T/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply