ISRAEL GANTI MASJID DENGAN KUIL

Jerussalem, 22 Rabiul Awwal 1434/3 Februari 2013 (MINA) – Sebuah iklan yang diproduksi oleh Kementerian Luar Negeri Israel untuk mempromosikan pariwisata di Yerusalem mengubah Masjid Kubah Batu (Qubah Sakhra) digantikan dengan sebuah kuil Yahudi.

The Dome of the Rock (Masjid Kubah Batu) adalah tempat suci yang sangat dihormati umat Islam yang juga dikenal dengan Al-Sharif (Noble Sanctuary) yang mereka yakini menjadi tempat persinggahan dalam perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad.

Wakil Menteri Luar Negeri Israel Danny Ayalon sebagai pembuat iklan, berbicara di depan Masjid menjelaskan sejarah Yerusalem untuk memikat wisatawan asing untuk mengunjungi obyek pariwisata Israel. Dalam iklan tersebut digambarkan bahwa sebelum ada masjid telah berdiri sebuah kuil Yahudi ribuan tahun silam yang menandakan adanya Yahudi sebelum Islam.

“Kubah itu pertama kali dibuat oleh orang-orang Israel yang dibangun oleh Raja Solomon (Nabi Sulaiman) yang diyakini oleh banyak orang sebagai pusat alam semesta dan gateway yang menghubungkan surga ke bumi,” kata Ayalon.

Sementara Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan bahwa iklan itu dimaksudkan untuk mendorong pariwisata dan meningkatkan citra Israel di seluruh dunia.
Dalam iklan tersebut, Kubah Batu yang terlihat dibongkar secara digital menjadi kuil Yahudi. Film tersebut memicu protes dari berbagai kalangan khususnya Muslim di Palestina

Kepala Dewan Islam Yerusalem Ikrima Sabri mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa iklan tersebut adalah bagian dari rencana pendudukan Israel untuk menghancurkan tempat suci umat Islam. Menurut Sabri iklan itu memicu kebencian umat Islam terhadap Israel.

Dalam versi aslinya, Ayalon mencoba untuk menunjukkan sejarah kubah di Yerusalem itu adalah milik Israel dengan menempatkan sebuah kuil di atas masjid yang runtuh.

Pejabat Kementerian Luar Negeri akhirnya memutuskan untuk tidak menayangkan masjid yang di gambarkan hancur itu.  Mereka khawatir hal itu akan memicu keteganagan di kalangan umat Islam. Film ini kemudian hanya dirilis di Ayalon Youtube Channel. Ini bukan pertama kalinya rakyat Palestina menyuarakan keprihatinan tentang rencana Israel terhadap tempat suci umat Islam di kota Yerusalem.

Dalam iklan tersebut diceritakan bahwa Masjid itu dibangun di atas Kuil Pertama yang dibangun di bawah Solomon, Raja Israel, yang digantikan oleh Bait Suci kedua yang kemudian hancur selama pengepungan Yerusalem oleh Romawi pada tahun 70 Masehi. Yahudi kemudian berkeyakinan bahwa Kuil Kedua itu digantikan dengan Bait Suci Ketiga di masa depan.

Sebelumnya sudah beredar isu bahwa ada seorang calon anggota parlemen (Knesset) bernama Jeremy Gympel yang mengkampanyekan penghancuran Masjid Kubah Batu tersebut.(T/P04/R2).

Miraj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply