ISRAEL TAKUTKAN INTIFADA

Jerussalem, 16 Rabiul Akhir 1434/25 Februari 2013 (MINA) – Para politisi dan pejabat keamanan Israel memperingatkan Benyamin Netanyahu  agar bersiap-siap menghadapi kemungkinan terjadinya intifadhah (perlawanan rakyat) baru dan mendesak agar dimulai kembali perundingan damai dengan Palestina.

Perdana Menteri Binyamin Netanyahu segera memerintahkan jajarannya untuk segera mentransfer pendapatan pajak Palestina yang ditahan sejak Januari lalu sehingga pemerintah Palestina dapat menyerukan kepada rakyatnya untuk memulihkan situasi keamanan di wilayah Tepi Barat. Demikian laporan northiowatoday.com seperti yang diterima MINA.

Sementara itu, politisi veteran Israel Binyamin (Fuad) Ben-Eliezer memperingatkan bahwa saat ini Israel berada di ambang intifadhah ketiga yang akan lebih berbahaya dari pemberontakan sebelumnya. Ben-Eliezer mengatakan kepada Radio Israel bahwa Netanyahu harus melanjutkan pembicaraan perdamaian dengan Palestina sebelum situasi Tepi Barat semakin memburuk.

“Situasi Tepi Barat dalam sepekan terakhir ini semakin memburuk menyusul semakin memburuknya situasi ekonomi di wilayah Tepi Barat. Hal ini karena para pegawai pemerintah Palestina belum mendapatkan gaji mereka sejak bulan November 2012 lalu karena Israel menahan pendapatan pajak Palestina”, kata Giora Eiland, mantan penasehat keamanan nasional Israel.

Faktor lain yang menyebabkan memburuknya situasi Tepi Barat adalah masalah tahanan Palestina yang meninggal di penjara Israel, selain juga karena pembangunan pemukiman ilegal Israel diatas tanah Palestina di Tepi Barat.

Di tempat lain, presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan bahwa rakyatnya ingin melakukan aksi intifada. Ia menyebutkan ada profokator dari kedua belah pihak yang sengaja memperkeruh suasana agar terjadi kekacauan dan kerusuhan.

“Kami tidak ingin rakyat Palestina di Tepi Barat dan Jerusalem Timur terlibat bentrok dengan polisi Israel. Kami menginginkan perdamaian dan solusi,” kata Abbas.

Abbas akan melakukan konsolidasi dengan para tokoh Palestina termasuk dengan para pemimpin dari faksi Hamas. Kami ingin keamanan agar Palestina menjadi damai dan rakyat bisa bekerja dengan tenang.(T/P04/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

Rate this article!

ISRAEL TAKUTKAN INTIFADA,0 / 5 ( 0votes )

Leave a Reply