KEDAULATAN RAKYAT HILANG DI TANGAN PARA POLITISI

Jakarta, 6 Rabiul Akhir 1434/15 Februari 2013 (MINA) – Cendekiawan muslim Azyumardi Azra di Jakarta (14/2) mengatakan kedaulatan rakyat sudah hilang di tangan para politisi. 

“Kedaulatan rakyat hilang di tangan para politisi. Kedaulatan negara ini sudah tidak dimiliki oleh rakyat dan konstitusi,” kata Azyumardi di depan peserta Musyawarah Akbar yang dilakukan oleh para aktivis, politisi dan berbagai elemen yang tergabung dalam Gerakan Menegakkan Kedaulatan Negara dan Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia.

Menurut pria yang pernah mendapat gelar kehormatan dari Kerajaan Inggris itu, Indonesia telah kehilangan kedaulatan di semua aspek. Ia mengatakan kedaulatan yang paling hilang adalah kedaulatan bidang ekonomi.

“Kita disebut negara paling demokrasi ketiga di dunia. Namun dalam bidang politik kita melihat kecenderungan hilangnya kedaulatan rakyat,” katanya.

Profesor asal Padang itu mengumpamakan rakyat Indonesia seperti kuda yang hanya dijadikan tunggangan kepentingan partai dan tokoh politik. Ia mencontohkan efek negatif dari itu adalah naiknya harga kebutuhan pokok yang tinggi. Harga tahun ini naik 20 sampai 50 persen dari tahun lalu.

“Tahun 2014 bisa kita gunakan sebagai momentum untuk memperbaiki keadaan,” tambah Azyumardi.

Mengomentari tentang tema hilangnya kedaulatan rakyat, politisi dan pakar ekonomi Rizal Ramli mengatakan bahwa kesejahteraan rakyat tidak bisa diperoleh tanpa kedaulatan.

Sedangkan Razman Arif, Sekretaris Jenderal DPP Suara Independen Rakyat Indonesia (SIRI) mengatakan partai politik hari ini sudah tidak dipercaya memimpin bangsa Indonesia.

“Kesalahan bukan pada SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) semata, kesalahan kita yang tertipu oleh tipu muslihat para pemimpin yang lahir dari produk pencitraan,” katanya.(L/P09/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply