KEMLU PULANGKAN 25 WNI DARI DUBAI

Jakarta, 16 Rabiul Akhir 1434/26 Februari 2013 (MINA) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memulangkan 25 WNI Pekerja Rumah Tangga dari Persatuan Emirat Arab kembali ke tanah air pada periode 7-24 Februari 2013.

Direktur Informasi dan Media Kemlu P.L.E. Priatna dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (26/2) mengatakan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai telah menyelesaikan kasus-kasus hukum yang menimpa para WNI tersebut.

“Mereka datang dan meminta bantuan ke KJRI Dubai setelah kabur dari majikan maupun sebab lainya,” kata Priatna.

Menurut keterangan Priatna, alasan mereka kabur karena beban kerja terlalu berat, tidak digaji, difitnah, diperlakukan semena-mena, majikan cerewet, mengalami tindak kekerasan, digoda majikan pria, dan bermasalah dengan sesama pekerja yang berbeda kebangsaan.

WNI yang dipulangkan berasal dari Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. Mereka sebelumnya berada di penampungan sementara KJRI Dubai antara dua minggu hingga empat bulan.

Menurut informasi Kemenlu yang diterima Mi’raj News Agency (MINA), sebagian besar mereka pernah bekerja di luar negeri, yaitu Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Bahrain, Yordania, Hongkong dan Malaysia, dengan kurun waktu antara 2 hingga 10 tahun.

Beberapa dari mereka dipalsukan umurnya oleh oknum agen tenaga kerja di Indonesia. Mereka memiliki perbedaan umur yang lebih muda maupun lebih tua antara yang dicantumkan di paspor dengan umur asli mereka.

Ke-25 WNI yang dipulangkan asal Jawa Barat di antaranya, Pipih Setiawati binti Dadin (Sukabumi), Raeni Asih binti Wira Asra (Bandung), Popon binti Aman Suhandi dan Imas Purwati binti Cece Kurdi (Garut), Erot binti Arsa Sarja (Majalengka), Nur Azizah binti Holidin Ebeh, Siti Rohanah binti Ade Hamdan, Sanijah binti Saripan Gapur dan Tanti Nurlelah binti Adang Yaya (Cianjur), Lina binti Rusdi, Dahliyah binti Dirja Narya, Carniyah binti Dulkamad Kalin, Taniroh binti Tasuki Wardi dan Wasih binti Dakir Carman (Indramayu), Warsinah binti Tapsir Casta, Mulyati binti Abdul Rojak Abrol dan Murtinah binti Samsudin Abdul (Cirebon), dan Yeni binti Sairan Diman (Bekasi).

TKW asal Banten Titik Sulasmi binti Sulardi Gito (Serang) dan Rossabella binti Mursalim Amidin (Tangerang). Sedangkan Asal Jawa Tengah, Carwati binti Kasdari Tabri (Brebes) dan Rino Dina binti Eliya (Grobogan). Asal Jawa Timur: Hozaimah binti Musahri Zainal (Sumenep). Sedangkan asal NTB: Ida Sri binti Rais Abdul (Lombok Tengah) dan Rohimah binti Amaq Rohimah (Lombok Timur).

Dari KJRI Dubai, Acting Konjen Heru Sudradjat mengatakan, keberhasilan pemulangan tersebut tidak luput dari terlaksananya Sistem Pelayanan Warga KJRI Dubai dan kerja sama dengan seluruh instansi terkait di Emirat Arab maupun di dalam negeri.

KJRI Dubai, tuturnya, senantiasa berupaya melaksanakan Sistem Pelayanan Warga yang berpedoman kepada pelayanan dan perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia yang bersifat cepat, tepat, murah, ramah, memuaskan, terbuka dan bertanggung jawab.

“Hal ini juga diterapkan dalam pelayanan dan bantuan kepada para WNI,” katanya.

Heru menambahkan, KJRI Dubai adalah rumah bagi warga Indonesia di wilayah kerja KJRI Dubai. Oleh karena itu, sekiranya diketahui ada WNI yang mengalami musibah maupun warga Indonesia yang datang meminta bantuan kepada KJRI Dubai, tentu akan dibantu sepenuhnya sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku.

“Hal ini memang bukan hal yang mudah dan menjadi rutinitas begitu saja, akan tetapi menuntut suatu upaya yang serius dan kesungguhan dari segenap staf KJRI Dubai, serta dukungan dari masyarakat Indonesia yang menetap di wilayah kerja KJRI Dubai,” jelasnya.

Hal yang menonjol dalam pemulangan WNI periode ini adalah keberhasilan KJRI Dubai yang bekerja sama dengan berbagai instansi terkait di Dubai dan organisasi kemanusiaan internasional untuk menyelamatkan seorang WNI. Perawatan medis berupa beberapa kali operasi dan pemulihan kondisi fisik di sebuah rumah sakit di Dubai juga berhasil dilakukan. (T/P03/R1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply