LANCARKAN YAHUDISASI, ISRAEL HANCURKAN STRUKTUR ISLAM KUNO DI AL-QUDS

Al-Quds (Yerusalem), 26 Rabiul Awal 1434/7 Februari 2013 (MINA) – Yayasan Al-Aqsha untuk Wakaf dan Warisan menyatakan, penjajah Israel melancarkan yahudisasi kota Tua Al-Quds (Yerusalem) dengan menghancurkan struktur Islam kuno di plaza Tembok Barat pada kawasan Yahudi di suci Al-Quds hanya beberapa meter dari Masjid Al-Aqsha.

Ia mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip Quds Media dan dipantau Mi’raj News Agency (MINA) Kamis (7/2), pembongkaran menyentuh bangunan bersejarah di Kota Tua Al-Quds tersebut.

Yayasan Al-Aqsha menjelaskan, penjajah Israel berencana untuk membangun rumah ibadat (sinagog), ruang resepsi, sebuah stasiun pengawasan dan kantor polisi, museum, beberapa toilet, dan pintu masuk baru yang mengarah ke terowongan barat dari Tembok Kota Tua Al-Quds.

Anggota Parlemen Israel Nodai Masjid Al-Aqsa

Sementara itu, Yayasan Al-Aqsha juga melaporkan, dibawah penjagaan pasukan penjajah Israel, seorang anggota parlemen Israel (Knesset) dari partai Likud Beiteinu, Moshe Feiglin, menyerbu Masjid Al Aqsha pada Selasa (5/2) pukul 1:30 waktu Al-Quds.

Masjid Al-Aqsha berada dalam keadaan siaga saat pasukan penjajah Israel berjaga ketat, sementara ratusan jama’ah Muslim, Muslimin asli Al-Quds, Muslimin palestina dan pelajar Muslim berkumpul di lingkungan Masjid Al-Aqsha. mengekspresikan kemarahan mereka dan penolakan atas penyerbuan serta penodaan itu.

Pada saat yang sama, pasukan penjajah Israel menangkap lima mahasiswi penduduk asli Al-quds, tiga di antaranya ditangkap pada pagi hari sementara dua lainnya ditangkap pada sore hari.

Menurut Yayasan Pemeliharaan Aqsha dan tempat suci, kelompok pemukim illegal Yahudi dan perempuan Israel berseragam militer Israel, juga menyerbu Masjid Al-Aqsha hari dan melakukan tur di lingkungan tempat suci bersejarah bagi umat Islam itu.

Masjid Al-Aqsha dan Al-Quds adalah satu kesatuan. Al-Quds meliputi seluruh tembok yang mengelilingi kompleks Masjid Al-Aqsha. Saat ini Al-Quds berada di bawah penjajahan Israel yang memulai penjajahannya atas Palestina sejak 1948 lalu.

Israel secara sepihak telah mendirikan negaranya tahun 1948. Israel menjajah Al-Quds (Yerusalem) Timur dan seluruh Tepi Barat, Palestina, sejak tahun 1967. Israel lalu mengambil alih sebagian Tepi Barat dan mengklaimnya sebagai wilayah Israel.

Masjid Al-Aqsha merupakan tempat paling suci ketiga bagi umat muslim, hal ini berkaitan dengan peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, dimana Nabi Muhammad SAW naik ke Sidaratul Muntaha melalui tempat itu.

Yayasan Al-Aqsha memperingatkan dalam pernyataan atas dampak dari penyerbuan dan penodaan tersebut, dan menyerukan pada KTT OKI yang diadakan Rabu kemarin untuk mengambil posisi tegas dan keputusan yang melindungi Masjid Al-Aqsha dan kota Al-Quds.(T/P02/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply