MASYARAKAT PERLU PERS DAKWAH

Jakarta, 6 Rabiul Akhir 1434/16 Februari 2013. (MINA) – Juru bicara Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) Iffah Ainur Rochmah mengatakan, masyarakat Indonesia sangat memerlukan keberadaan pers yang bermotifkan dakwah amar makruf nahi mungkar.

Iffah mengatakan kepada wartawan Mi’raj News Agency (MINA) di sela-sela Dialog Pers Bermutu Pers Berpijak pada Kebenaran di Jakarta, Sabtu (15/2).

“Pers bagi masyarakat muslim khususnya merupakan sumber informasi amar ma’ruf nahi munkar, serta merupakan alat dakwah dan pendidikan,” katanya.                

Untuk itu, ia mengimbau kalangan media pers Islam agar lebih maju, berani karena dalam menyuarakan kebenaran,  dipercaya masyarakat, berdasar Al-Quran dan As-Sunnah.

“Jika media Islam maju, bangsa akan maju,” ujarnya. 

Berkaitan dengan kebebasan pers, ia menegaskan, kebebasan pers bagi media Islam haruslah tetap dilandasi dengan kebenaran, bukan bebas tanpa aturan. Sebab media bukan hanya mengikuti kebebasan pers,tetapi juga harus mengikuti aturan ajaran islam.

Menurutnya, tantangan industri pers dewasa ini adalah keterkaitan antara persoalan bisnis, idealisme, keterlibatan pemilik, media dalam pusaran perebutan kekuasaan, dan pemikiran liberalisme.

Karenanya, media Islam harus melihat kebutuhan umat dan menjadikan umat mengikuti aturan Islam. Inilah fungsi media sebagai pendidik di samping pemberi informasi yang benar, paparnya. 

Salah satu pers dakwah hadir di Indonesia dengan berdirinya kantor berita Islam MINA (Mi’raj News Agency) berpusat di Jakarta, yang tampil dalam tiga bahasa (Indonesia, Arab, Inggris).

Media beralamat www.mirajnews.com diresmikan Desember tahun lalu di Masjid Al-Azhar Jakarta oleh Ketua DPR RI Marzuki Alie dan Dirjen Informasi dan Media Kementrian Luar Negeri RI AM Fachir. (L/P010/P08/R1).

Mi’raj News Agency (MINA) 

Rate this article!

Leave a Reply