MESKI DITAHAN, RATUSAN MAHASISWA LULUS

Palestina, 3 Rabiul Akhir 1434/13 Februari 2013 (MINA) –  Gerakan Tahanan Palestina di penjara-penjara pendudukan mampu mencapai prestasi bersejarah, di mana sebanyak 361 mahasiswa dan 153 siswa berhasil memenuhi persyaratan untuk memperoleh diploma dalam disiplin ilmu.

Dalam laporan Al Qosam, masih ada 512 siswa muda yang selesai hanya memakan waktu dua tahun dalam sejarah besar di Universitas Al-Aqsa di Jalur Gaza, setelah dua tahun terus-menerus belajar dan berkomunikasi secara kontinu hingga berhasil dengan hasil yang memuaskan.

Fuad Al-Khuffash direktur pusat studi tahanan Ahrar dan hak asasi manusia, mengumumkan langkah keberhasilan yang luar biasa bahwa tahanan di penjara-penjara Israel lulus sebanyak 415 siswa telah menyelesaikan sekolah menengah dan diploma, kami sekarang masih memiliki 131 mahasiswa di sekolah diploma dan 512 sarjana di universitas tersebut.

Khuffash mengatakan, jumlah siswa yang berafiliasi dengan Universitas menyelesaikan gelar sekolah tinggi di penjara pendudukan sebanyak 1.157 tawanan siswa yang setara dengan triwulan gerakan tahanan Palestina.

Tentang kondisi studi, Khuffash yang merupakan salah satu dari pengawas staf akademik mengatakan selama proses pendaftaran dan pengajaran, yang disebut oleh para tahanan Universitas “Ahrar” atau “Liberal”, tahanan tidak ingin menyia-nyiakan setiap menit dalam penjara dan hanya ingin belajar dan belajar lebih banyak.

Khuffash menuntut pemerintah dan universitas Palestina di Tepi Barat untuk membuka pendaftaran di universitas Palestina untuk tahanan yang setara dengan sekolah tinggi atau gelar universitas di Tepi Barat.

Pusat ini mengatakan, tahanan pendudukan merampas untuk menyelesaikan pendidikan universitas mereka dan mengakhiri pendidikan sekolah tinggi, mereka juga mencari cara untuk memperluas disiplin akademik, menekankan penyediaan akademisi Palestina yang mampu mencakup semua program.(T/P08/R2).

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply