MURSI SETUJUI MUFTI AGUNG BARU

Kairo, 9 Rabi’ul Akhir 1434/19 Februari 2013 (MINA) – Mufti Agung Mesir baru, Shawki Ibrahim Abdel-Karim telah resmi disetujui oleh Presiden Muhammad Mursi, seperti ditegaskan kantor kepresidenan dalam sebuah pernyataan pers yang disiarkan Senin (18/2).

Otoritas Ulama Senior Al-Azhar, otoritas keagamaan Muslim Sunni di dunia, bertemu untuk memilih Mufti Agung baru untuk menggantikan Ali Gomaa, yang baru saja pensiun.

Ini menandai pertama kalinya pemilihan suara diadakan untuk menunjuk Mufti baru, sedangkan di masa lalu itu diangkat oleh presiden. Setelah pemungutan suara, Morsi diharapkan untuk secara resmi menyetujui keputusan untuk Abdel-Karim untuk secara resmi melaksanakan

jabatannya mulai dari 4 Maret. Abdel-Karim, 55, terakhir menjabat sebagai kepala Yurisprudensi Islam dan Hukum Syariah di Universitas Al-Azhar, cabang Tanta. Sebelumnya, Mufti Agung diangkat oleh presiden. Tapi setelah penggulingan Presiden Hosni Mubarak, penguasa interim militer Mesir menguubah peraturan Al-Azhar.

Mufti Agung memiliki berbagai tugas di Mesir. Dia mengulas dan mengesahkan hukuman mati yang dikeluarkan oleh pengadilan. Ia juga bertanggung jawab untuk mengumumkan tanggal bulan berdasarkan kalender Qomariah, yang pada gilirannya menentukan saat bulan puasa yang penting bagi muslim dimulai.

Menanggapi permintaan warga, ia mengeluarkan maklumat keagamaan, yang dikenal sebagai fatwa, dan dia memberikan pendapat atas kebijakan pemerintah. Abdel-Karim akan menjadi Mufti Agung  negara ke-19  sejak 1895. Dia menggantikan Ali Gomaa yang menjabat selama delapan tahun.(T/P011/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply