OPOSISI MESIR KEMBALI GELAR DEMO

Kairo, 2 Rabiul Akhir 1434/12 Februari 2013 (MINA) – Situasi krisis di Mesir masih terus membara. Senin sore waktu setempat, kelompok oposisi yang mayoritas di penuhi oleh massa Front Penyelamat Nasional, menggelar unjuk rasa memperingati dua tahun bergulirnya aksi penggulingan Husni Mubarok, mantan presiden Mesir.

Kantor berita Aljazeera yang dipantau MINA melaporkan selain diisi oleh Front Penyelemat Nasional, demo mengusung tema upaya realisasi janji-janji revolusi 25 Januari tersebut juga terdiri dari gerakan kifayah dan para pemuda. Beberapa saat sebelumnya, sejumlah pemuda di Tahrir Square terlihat menutup beberapa gerai toko hingga rumah-rumah dinas yang terletak di dalam komplek Tahrir Square. 

Sejumlah petugas keamanan telah bersiaga mengantisipasi timbulnya aksi massa yang menjurus kepada kekerasan. Mereka ditempatkan di sekitar Istana Heliopolis, gedung Kementrian Dalam Negeri dan beberapa fasilitas publik. Upaya penjagaan yang ketat ini dilakukan agar peristiwa perusakan Istana dan kantor-kantor dinas pemerintahan di Kairo dan provinsi lainnya tidak terulang kembali.

Sebelumnya demonstrasi berdarah telah mewarnai aksi protes atas putusan pengadilan menghukum mati 21 orang pelaku pembunuhan pada tragedi bentorakan antar suporter sepakbola di Portsaid 26 Januari tahun lalu. Puluhan orang meninggal dalam aksi tersebut.

Dalam aksi tersebut, massa yang didominasi oleh Front Penyelamat Nasional, menuntut Presiden Mursi segera membentuk pemerintahan penyelamatan dan membatalkan referendum terhadap undang-undang. Bahkan diantara mereka juga menghendaki penggulingan Mursi dari tampuk kepresidenan.(T/R3/R2).

Miraj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply