PALESTINA KECAM BULGARIA DEPORTASI PARLEMEN

Gaza, 7 Rabiul Akhir 1434/16 Februari 2013 (MINA) – Pemerintah Palestina mengecam pemerintah Bulgaria atas penyerbuan tempat tinggal perwakilan parlemen Palestina di Sofia, Bulgaria oleh dinas keamanan Bulgaria, Jumat (15/2).

Polisi menangkap anggota parlemen Hamas dan mendeportasinya ke Turki.

“Kami mengecam tindakan itu, yang mencerminkan kepatuhan Bulgaria terhadap tekanan Israel,” kata Taher al-Nunu, juru bicara pemerintah Palestina.

Pemerintah Bulgaria memaksa parlemen Hamas di dewan legislatif Palestina untuk menghentikan kunjungannya ke ibukota Bulgaria, Sofia.

“Polisi menyerbu hotel tempat dimana perwakilan dewan legislatif Palestina berada dan mengatakan mereka akan segera mendeportasi anggota parlemen Hamas,” kata salah satu anggota perwakilan, Salah Bardawil seperti dilansir Al-Resalah.

Bardawil menambahkan, delegasi Hamas memiliki visa masuk ke Bulgaria dan mengadakan sejumlah pertemuan politik penting.

Bardawil menjelaskan, tindakan tersebut dalam rangka upaya blokade politik Eropa terhadap Hamas dan parlemen Palestina.

“Secara politis karena tekanan Israel kepada Menteri Luar Negeri Bulgaria agar mendeportasi parlemen Palestina,” jelas Bardawil.

Dr Ahmed Bahar, Ketua Deputi Pertama Dewan Legislatif Palestina, mengecam pengusiran perwakilan Parlemen Palestina tersebut.

“Apa yang terjadi adalah langkah politik yang tidak bertanggung jawab, dan merupakan penghinaan serius terhadap rakyat Palestina,” kata Bahr.

Perwakilan resmi Palestina terdiri dari Ismail al-Ashqar, Salah Bardawil, dan Mushir al-Masri. Mereka memulai  kunjungan ke beberapa negara, termasuk Bulgaria sebagai negara anggota Uni Eropa sejak Rabu lalu (13/2).

Uni Eropa selama ini tidak memiliki hubungan resmi dengan Hamas di Jalur Gaza yang terkepung sejak tahun 2007. (T/P02/R1).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply