PENDIDIKAN DINIYAH ALAMI KEMAJUAN

      Jakarta, 26 Rabiul Awal 1434/6 Februari 2013 (MINA) –  Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama, Ace Saefuddin mengatakan, pendidikan diniyah kini mengalami kemajuan setelah beberapa daerah melakukan kreasi pemanfaatan gedung sekolah sebagai tempat belajar ilmu agama.
“     Beberapa daerah memanfaatkan gedung sekolah di luar jam pelajaran untuk penyelenggaraan pendidikan diniyah,” kata Ace usai berdialog dengan anggota DPRD Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, di Jakarta, Rabu (6/2), seperti diberitakan situs Kemenag.
      Menurutnya, selain Pondok Pesantren, salah satu bentuk pendidikan agama dan keagamaan di Indonesia adalah pendidikan diniyah. Di beberapa daerah, penyelenggaraan pendidikan dniyah diatur melalui Peraturan Daerah (Perda), sehingga tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
      Di beberapa daerah, banyak gedung sekolah yang paginya digunakan untuk belajar, siang sampai sorenya dimanfaatkan untuk pendidikan diniyah, ujarnya.
      Namun, lanjut Ace, pemanfaatan gedung itu harus dibicarakan dulu dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag Kabupaten. Apakah pendidikan diniyah tidak mengganggu program ekstrakuriuler.
      Di Sulawesi Selatan, Jawa Barat dan Banten, kegiatan pendidikan diniyah mendapat dukungan pemerintah daerah setempat. 
      “Ini sangat menggembirakan bagi pendidikan agama anak-anak kita ke depan,” jelas Ace.
      Untuk menjalankan program ini, Ace mengingatkan, agar berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan kepala daerah setempat. Agar dana tunjangan dan kualitas guru tetap terjaga.
      Wakil Ketua DPRD Jepara, Jafar, mengatakan, dialog dilakukan dalam rangka mencari masukan untuk bahan penyusunan Perda pendidikan agama dan keagamaan di Kabupaten Jepara.
      “Kami memerlukan referensi untuk penyusunan Perda,” kata salah seorang anggota pada dialog tersebut. 
      Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI nomor 55 tahun 2007 disebutkan, Pendidikan Diniyah atau Agama adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan dan membentuk sikap, kepribadian dan keterampilan peserta didik dalam mengamalkan ajaran agamanya, yang dilaksanakan sekurang-kurangnya melalui mata pelajaran pada semua jalur, jenjang dan jenis pendidikan. (T/P09/R1).
 
Miraj News Agency (MINA).
 

Rate this article!

Leave a Reply