PENELITI PALESTINA : UPAYA ISRAEL HANCURKAN MASJID AL-AQSHA

Al-Quds, 20 Rabiul Awal 1434/1 Februari 2013 (MINA) – Peneliti Palestina Amr Jamal mengatakan, film yang diluncurkan oleh Kementerian Luar Negeri Zionis Israel yang menunjukkan penghancuran salah satu bangunan di lingkungan Masjid Al-Aqsha, Kubah Batu (Dome of the Rock) dan pembentukan Kuil dimana penjajah Zionis Israel mengklaim diatasnya, mencerminkan langkah-langkah praktis yang diterapkan di lapangan untuk mencapai tujuan pembangunan Kuil mitos Yahudi.

“Penjajah Israel telah menyelesaikan penyusunan semua rencana arsitektur untuk pembangunan Kuil mitos Yahudi,” kata Amr seorang Peneliti Palestina khusus urusan Al-Quds (Yerusalem) seperti dikutip Quds Press dan diterima MINA, Jum’at siang (1/2).

Dalam film yang berjudul “The Fact About Jerusalem”, terlihat Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Danny Ayalon, berdiri dan berbicara dalam berbagai latar lingkungan Al-Quds.

Dalam salah satu cuplikan film itu, salah satu bangunan di lingkungan Masjid Al-Aqsha, Kubah Batu (Dome of the Rock) menghilang dan digantikan oleh kuil mitos Yahudi.

Masjid Al-Aqsha dan Al-Quds (Yerusalem) adalah satu kesatuan. Al-Quds meliputi seluruh tembok yang mengelilingi kompleks Masjid Al-Aqsha. Saat ini, Al-Quds berada di bawah penjajahan Israel yang memulai penjajahannya atas Palestina sejak 1948 lalu.

Masjid Al-Aqsha merupakan tempat paling suci ketiga bagi umat muslim, hal ini berkaitan dengan masjid tersebut sebagai kiblat pertama umat Islam dan tempat terjadinya peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, dimana Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam naik ke Sidaratul Muntaha.

Film pendek berdurasi empat menit itu telah dilarang secara resmi untuk diterbitkan karena dikhawatirkan dapat memicu kemarahan umat Islam dunia.

Reaksi Atas Film Penghancuran Masjid Al Aqsha
Terlepas dari kenyataan film pendek yang dibuat Kementerian Luar Negeri Israel tentang penghancuran Masjid Al-Aqsha dilarang secara resmi diterbitkan, Dany Ayalon tetap mengunduh film tersebut ke saluran YouTubenya sendiri (lihat videonya : http://youtube.com/watch? list=UURwcaJF_gWYuu_h6gfs3DIQ&v=3KxxOBRNhrQ&feature=player_embedded) sehingga menuai banyak kecaman dari berbagai kalangan.

Rakyat Palestina mengecam film pendek itu sebagai bagian dari upaya Israel yang sedang berlangsung untuk menghapus sejarah, budaya dan arkeologi Arab dan Islam. Penjajah Israel telah mencegah jutaan Arab Muslim dan Kristen, memasuki kota Al-Quds untuk melakukan ibadah di tempat-tempat suci mereka.

Sementara itu, Yayasan Al-Aqsa untuk Wakaf dan Warisan memperingatkan,  pemukim ilegal dan kelompok Yahudi menyerbu Masjid Al-Aqsa dimulai baru-baru ini dengan fokus selama penyerbuan mereka di Museum Islam Al-Aqsha dan dinding Timur Al-Quds, terutama di daerah Bab al-Rahma.

Syeikh Raid Shalah, pemimpin Gerakan Islam Palestina, sebelumnya memperingatkan skema penjajah Israel untuk mengubahMuseum Islam Al-Aqsha menjadi sinagog.

Yayasan Pembangunan al-Aqsha dan tempat suci memperingatkan, penjajah Israel sedang mencoba untuk memaksakan pembagian Masjid Al-Aqsha menggunakan senjata serta dengan penyerbuan oleh pemukim dan kelompok-kelompok Yahudi.

Yayasan Pembangunan Al-Aqsha menegaskan, keteguhan jamaah Muslim yang berada di Masjid Al-Aqsha tetap menjadi cara terbaik untuk menghadapi langkah-langkah berbahaya penjajah Israel tersebut.

Dalam hal yang sama, anggota parlemen warga asli Al-Quds Mohammed Abu Teir menganggap, produksi film yang menunjukkan penghancuran Kubah Batu dan pembentukan kuil klaim Zionis Israel merupakan bagian dari rencana sistematis dan berkelanjutan dengan menargetkan tempat-tempat suci di kota Al-Quds, terutama Masjid Al-Aqsha.

“Upaya Israel menghancurkan Masjid Al-Aqsha akan menjadi langkah awal dari berkahirnya negara penjajah Zionis Israel,” kata Abu Teir yang telah dideportasi ke kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina.

Dia juga menyerukan kepada semua orang terutama Muslimin yang mampu mencapai kota Al-Quds untuk berdatangan dengan berkunjung ke Masjid Al-Aqsha dan menghadapi setiap serangan yang menargetkan kiblat pertama umat Islam itu.(T/P02/R2).

Miraj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply