PENTAGON INGIN AS TETAP DI AFGHANISTAN

     Kabul, 23 Rabiul Awal 1434/ 4 Februari 2013 (MINA) – Pejabat Pentagon mengatakan mereka menginginkan pasukan Amerika serikat tetap berada di Afghanistan setelah misi berakhir 2014.
     Menteri Pertahanan AS Leon Panetta dan ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Martin Dempsey, mengatakan keberadaan pasukan AS di Afghanistan merupakan kemitraan strategis. Meskipun seruan internasional meminta penarikan pasukan asing dari negara itu, seperti dilaporkan Press TV, Senin.
     “Saya belum pernah mendengar permintaan mengosongkan sama sekali tentara AS di Afghanistan. Saya pikir bahwa jumlah pasukan nantinya didasarkan pada misi dan juga apa yang mereka minta,” kata Jenderal Dempsey.
     Pejabat Pentagon beralasan pada keputusan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization / NATO) di Chicago Mei 2012, yang menyebutkan perlunya bantuan jangka panjang bagi Afghanistan, termasuk bantuan militer.
     “Saya yakin Presiden bermaksud menerapkan perjanjian Chicago,” kata Menhan Panetta.
     Kedua pejabat Pentagon tidak menyebutkan berapa kepastian jumlah pasukan AS yang akan tetap di Afghanistan setelah 2014.
     Presiden Obama sedang mempertimbangkan untuk tetap mempertahankan 9.000 tentara AS di Afghanistan, guna membantu menangani operasi terorisme dan memberikan bantuan kepada pasukan Afghanistan.
     Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan Presiden AS Barack Obama menandatangani perjanjian kemitraan strategis di Kabul, 2 Mei 2012, yang memungkinkan AS mempertahankan pangkalan militer di Afghanistan setelah penarikan pasukan dari negara itu.
     Amerika Serikat menginvasi Afghanistan sejak 2001 dengan dalih memerangi terorisme. (T/P06/R1).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply