SEBELUM SERANG SURIAH, ISRAEL IZIN AS

New York, 20 Rabiul Awal 1434/1 Februari 2013 (MINA) – Pejabat AS mengumumkan bahwa Israel sebelumnya memberi tahu ikhwal serangan jet tempur terhadap Suriah. Menurut pejabat AS yang tidak mau disebutkan namanya telah mengkonfirmasikan kepada New York Times, Kamis, 31/01/13, bahwa Israel sebelumnya telah berkonsultasi dengan pejabat AS sebelum melakukan serangan udara tak beralasan pada Suriah, dan AS memberikan lampu hijau atas serangan itu. Demikian yang dilaporkan situs islamtimes yang diterima MINA (1/2).

Menurut beberapa sumber, serangan Israel terbaru ini dilakukan setelah menuduh Suriah kemungkinan akan mentransfer senjata kimia ke luar negeri. Serangan itu seolah menjadi pembenar, dimana proyeksi Israel untuk menunjukkan bahwa transfer senjata kimia itu nyata, dan sedang berlangsung. Untuk menutupi kebohongan tuduhan ini, Angkatan Darat Israel mulai mendistribusikan masker gas diantara pasukannya di perbatasan.

Menurut sumber lain, serangan ini menunjukkan dengan jelas bahwa Israel mendukung penuh pertempuran oposisi Suriah melawan pemerintah Bashar al-Assad.Sementara pemimpin oposisi di Suriah mampu menipu para pendukung mereka dengan mengklaim bahwa oposisi anti-Israel.

Situs Perlawanan Hizbullah Libanon melaporkan yang menukil dari pejabat Suriah mengatakan bahwa serangan itu tidak akan tanpa respon, dan menambahkan “dengan perkembangan baru, krisis Suriah telah memasuki fase baru dan Israel tepat berada di tengah-tengah itu.”
 
Ini adalah serangan udara pertama Israel terhadap Suriah sejak terjadi pemberontakan. Namun sebelumnya serangan Israel terhadap negara ini terjadi 5 tahun yang lalu.(T/P04/R2).

Miraj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply