SEORANG ANAK TERLUKA PARAH DALAM BENTROKAN DI TEPI BARAT

Bethlehem, 16 Rabiul Akhir 1434 / 26 February 2013 (MINA) – Sumber medis Palestina melaporkan, seorang anak Palestina terluka parah setelah tertembak tentara Israel selama bentrokan yang terjadi di dekat kamp pengungsian Aida, sebelah utara Betlehem, menurut laporan International Middle East Media Center (IMEMC).

Bentrokan terjadi setelah tentara Israel mencoba menyerang kamp pengungsian Aida di Betlehem. Saksi mata mengatakan tentara tersebut menembak seorang anak berusia 13 tahun dengan menggunakan senjata kedap suara.

Anak tersebut akhirnya dievakuasi ke rumah sakit pemerintah di Betlehem karena mengalami cedera serius. Sedangkan pemuda Palestina yang lain juga ditembak dengan peluru karet.

Pertikaian juga terjadi di desa Tequa’, sebelah timur kota Bethlehem, karena tentara menggunakan kekuatan yang berlebihan untuk membubarkan warga Palestina yang memprotes kematian tahanan Arafat Jaradat, yang meninggal di fasilitas penjara Israel pada Sabtu (23/2) karena penyiksaan ekstrim.

Bentrokan serupa terjadi dekat penjara Israel, Ofer, dekat Ramallah mengakibatkan 10 warga Palestina terluka oleh senjata api tentara Israel.

Robert Serry, Perwakilan PBB untuk proses perdamaian Timur Tengah, menyerukan penyelidikan independen dan transparan mengenai kematian Mr Jaradat, yang hasilnya harus publik ketahui sesegera mungkin.

“PBB memantau situasi di kawasan yang sedang bergejolak saat ini akibat ketidak stabilan situasi di sini,” ungkap Serry.

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan pada Senin (25/2), “Israel menginginkan kekacauan ini. Kami tidak akan membiarkan mereka menyeret kita ke dalamnya dan mengacaukan kehidupan anak-anak kita serta generasi muda kita.”

“Kita kehilangan Arafat Jaradat yang ditangkap dan kembali dalam keadaan meninggal, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kami tidak akan membiarkan mereka menahan warga kami di penjara seumur hidup mereka karena mereka tidak melakukan kejahatan” ungkap Abbas kepada wartawan. (T/P01/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply