SERANGAN ISRAEL KE SURIAH AKAN TINGKATKAN DUKUNGAN UNTUK ASSAD

        Beirut, 25 Rabiul Awal 1434/6 Februari 2013 (MINA) – Seorang diplomat Barat mengatakan serangan udara Israel baru-baru ini ke Suriah tidak mencapai tujuannya dan tidak berguna apapun untuk oposisi Suriah dalam upayanya menggulingkan Presiden Bashar Assad saat ini.

        Selama pertemuan tertutup dengan para politisi Lebanon pekan lalu, diplomat tersebut mengatakan serangan yang direncanakan Israel atau AS itu hanya akan meningkatkan popularitas Assad dan memberikan kesempatan untuk memainkan peran sebagai korban, demikian menurut laporan Al Bawaba yang diterima Mi ‘raj News Agency (MINA) Rabu (6/2).

        Dia menyatakan prihatin atas kerjasama antara Teheran, Damaskus dan Hizbullah akan memanfaatkan serangan Israel  untuk mendorong serangan serupa terhadap pos diplomatik Israel dan Barat di Lebanon.

        Diplomat itu menduga serangan Israel adalah suatu pencegahan, dalam rangka  memastikan senjata Suriah tidak jatuh ke tangan kelompok fundamentalis yang berperang bersama oposisi.

       Diplomat yang tidak disebut namanya itu juga mengatakan Israel takut kelompok ini nantinya akan menggunakan senjata-senjata melawan mereka di Dataran Tinggi Golan, sebagaimana insiden serupa terjadi ketika konfrontasi antara tentara Israel dan kelompok fundamentalis di Gurun Sinai setelah mengusir Presiden Hosni Mubarak di Mesir.

       Diplomat itu mengungkapkan ketakutannya atas alur pengiriman senjata yang tidak jelas ke kelompok-kelompok oposisi Suriah, karena tujuan akhir senjata-senjata tidak diketahui.

       Susunan oposisi Suriah yang tidak terpusat, berjuang tanpa koordinasi komando yang satu, mungkin mengakibatkan senjata canggih jatuh ke tangan kelompok yang dicap “teroris” oleh AS dan Eropa.  

       Kemudian dia mengungkapkan negara-negara Barat melarang untuk mempersenjatai oposisi Suriah dan menyarankan beberapa negara Teluk untuk melakukan hal yang sama  serta memberikan bantuan kemanusiaan saja.

       Dia menambahkan kendalanya terletak pada kurangnya pengaruh pengusaha yang membiayai dan mempersenjatai  oposisi Suriah.

       Serangan udara Israel pekan lalu menargetkan beberapa tempat di dekat Damaskus, termasuk pusat penelitian senjata biologis yang belum disebutkan di media. (T/P03/E1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply