UNHCR TEMBUS DAERAH SURIAH YANG SULIT DIJANGKAU

Syria, 21 Rabiul Awwal 1434/2 Februari 2013 (MINA) – Badan PBB yang menurus masalah pengungsi di Suriah (UNHCR) menyatakan telah mencapai daerah Azaz, yang sebagian besar wilayahnya tidak dapat diakses sejak meletusnya pemberontakan bersenjata hampir dua tahun yang lalu.

Menurut berita dari Ahram Online yg dikutip MINA, UNHCR mengeluarkan pernyataan pada Jumat bahwa untuk pertama kalinya mencapai wilayah yang dikuasai oposisi di Azaz utara dimana diperkirakan ada 45.000 orang pengungsi hidup dalam kondisi mengerikan di kamp-kamp darurat.

“Ini adalah daerah yang belum pernah dijangkau oleh PBB sejak awal konflik,” kata Yacoub El Hillo, direktur UNHCR masalah Timur Tengah dan Afrika Utara Biro kepada para wartawan di Jenewa.

Azaz terletak berseberangan dengan Kilis di Turki yang menampung 10.000 pengungsi Suriah yang telah menyeberangi perbatasan itu, menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

“Kamp-kamp darurat dalam kondisi memprihatinkan, jadi mudah-mudahan ini akan menjadi yang pertama dari banyak konvoi yang akan beroperasi.” Kata El Hillo.

Pemerintah Suriah tidak mengijinkan badan-badan PBB untuk memasuki daerah yang dikuasai oposisi dari seluruh perbatasan, namun lembaga bantuan, termasuk dari Medecins Sans Frontieres, telah aktif di wilayah Azaz dimana suhu sekarang minus nol, katanya.

“Mereka ingin kita terus membantunya, itu tidak bisa terjadi tanpa bantuan pemerintah Suriah. Untuk pesawat yang mendarat di dekat Latakia kami harus memiliki izin mendarat dan begitu juga untuk truk untuk bergerak,” kata El Hillo.(T/P05).

Miraj News Agency (MINA)

Leave a Reply