500 WARGA PALESTINA DI INDIA IKUTI PELATIHAN KERJA

Jericho, 1 Jumadil Awal 1434/12 Maret 2013 (MINA) – Sebanyak 500 warga Palestina dari di wilayah Jericho, dekat sungai Jordan, Tepi Barat mengikuti pelatihan kerja yang diselenggarakan          Lembaga kerjasama ekonomi dan tenaga kerja pemerintah India (ITEC).

Hal ini diungkapkan oleh perwakilan ITEC India di Palestina BS Mubarak pada Senin (11/3) kepada Wafa seperti diterima Mi’raj News Agency (MINA).

Mubarak menyatakan rasa terima kasih kepada Gubernur Yerikho, Majid Fityani yang telah membantu terlaksananya pelatihan yang diselenggarakan oleh ITEC di India.

Mubarak mengatakan bahwa konsep ITEC mengadakan pelatihan kerja adalah untuk menjalin kerjasama antara pemerintah India dengan rakyat Palestina. “Mereka yang memasuki usia produktif telah siap terjun di dunia kerja perlu mendapatkan pelatihan kerja supaya lebih siap menghadapi persaingan kerja global,” kata Mubarak.

Mubarak juga mengungkapkan bahwa saat ini ada 12.000 warga Palestina di India telah lulus dari beberapa universitas di India dan 500 dari mereka telah mengikuti pelatihan ITEC sebelumnya.

“Kami berharap saudara-saudara dari Palestina yang telah lulus bisa kembali ke negaranya dan berkarya untuk membangun negaranya agar lebih sejahtera,” tambah Mubarak.

“Berdasarkan data, hampir setiap wilayah di Palestina mengirimkan warganya untuk belajar di India, baik yang dikirim oleh pemerintah Palestina, NGO maupun secara pribadi yang memang ingin belajar di India. Kami memiliki hubungan baik dengan pemerintah Palestina,” tambahnya lagi.

Warga Palestina yang mengikuti pelatihan ITEC ini sebenarnya bukanlah program baru. Program ini sudah berjalan sejak lima tahun lalu. Pelatiahan yang mereka ikuti meliputi berbagai bidang seperti manajemen pemilu, akuntansi, perbankan, ilmu komputer dan bidang lainnya.

“Pelatihan tersebut akan sangat berguna bagi rakyat Palestina karena sesuai dengan keadaan sosial ekonomi dan politik di negara Palestina sehingga bisa langsung diterapkan,” ungkap Mubarak.

India saat ini mengalami kemajuan pesat khususnya di bidang ekonomi dan teknologi.  Dalam beberapa dekade terakhir ini India menjadi negara kedua dengan jumlah cadangan devisa terbesar setelah Cina.

Para pemimpin India menyadari betul pentingnya pendidikan dan investasi di bidang teknologi. Hari ini India memiliki teknologi canggih hampir di segala bidang mulai dari nuklir, pertanian, komputer dan teknologi lainnya. Mereka juga memiliki tanaga-tenaga ahli dalam pemprograman perangkat lunak komputer. Sebagian besar perusahaan terkemuka dunia memiliki kantor di India yang menawarkan pelayanan yang efisien, handal dan terjangkau. 

Para pejabat India menyatakan penyesalannya bahwa warga Palestina di Gaza tidak bisa mengikuti acara tersebut. “Hari ini, saya merasa prihatin dengan saudara-saudara kita di Gaza yang tidak mampu berpartisipasi dalam acara IPEC ini karena alasan perijinan transportasi,” katanya.

“Orang-orang Palestina gemar bekerja cerdas dan keras. Mereka berhak untuk hidup dengan bebas dan martabat. Saya sangat berharap pemerintah India bisa ikut membantu dalam upaya membangun kesejahteraan rakyatnya. Kami juga berharap bisa membantu rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaannya,” tegas Mubarak.(P/04/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply