ADZAN DIBOLEHKAN DI SWEDIA

Stockholm, 20 Rabiul Akhir 1434/2 Maret 2013 (MINA) – Sebuah langkah kemajuan terjadi di salah satu negara Skandinavia, umat Islam di ibukota Swedia telah memenangkan hak untuk mengumandangkan Adzan.

“Pihak berwenang akan mengukur tingkat suara adzan,” kata Ismail Okur, ketua Pusat Kebudayaan Islam Botkyrka kepada kantor berita Anatolia.

Menurut berita yang dilansir dari Onislam, Pemerintah kota di pinggiran kota Botkyrka telah menyetujui permintaan umat Islam untuk mengumandangkan Adzan dari Masjid Fittja.

“Kami berterima kasih kepada anggota dewan atas persetujuan ini,” kata Okur.

“Kami semua sangat senang.”

Adzan akan dikumandangkan sebelum shalat Jumat pada akhir Maret melalui speaker di menara masjid.

“Menurut aturan, suara azan hanya dibatasi sejauh dua kilometer saja dari masjid,” kata Okur.
Masjid Fittja sendiri adalah satu-satunya masjid di Swedia yang memiliki menara.

“Sekarang masalah ini akan diatur secara teknis, dan sound system masjid akan diperiksa. Mungkin akan memakan waktu satu bulan, “katanya.

“Jadi, kita dapat mengatakan bahwa di masjid kami dapat melafalkan azan pertama kalinya pada akhir Maret.”

Muslim di Barat tidak dapat izin mengumandangkan Adzan untuk sholat, mereka berpendapat bahwa panggilan adzan akan menyebabkan kebisingan kepada penduduk.

Muslim di Swedia berjumlah 500.000 dari sembilan juta orang penduduk Swedia, menurut laporan Departemen Luar Negeri AS pada tahun 2011.(T/P05/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

Rate this article!

Leave a Reply