AKTIVIS ADAKAN PERTEMUAN TUNTUT KAPITALISME BARAT DI TUNIS

Tunis, 14 Jumadil Awal 1434/25 March 2013 (MINA) – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam World Social Forum (Forum Sosial Dunia) berkumpul di Tunis mengadakan acara anti kapitalisme global yang akan menghadirkan dan menyatukan para tokoh revolusi Tunisia dan pergerakan-pergerakan yang menentang Barat dalam menuntut tatanan dunia yang lebih adil pada Selasa (26/3).

Mereka merencanakan demonstrasi di pusat kota Tunis sebagai pembukaan acara selama lima hari dan ditutup dengan gerak jalan mendukung kemerdekaan Palestina pada Sabtu (30/3). Ini merupakan pertama kalinya sebuah negara Arab menyelenggarakan acara alternatif, yang berawal dari protes jalanan pada tahun 1999 di Seattle AS dan mulai lagi dengan sungguh-sungguh dua tahun kemudian di Porto Alegre, Brasil.

“Proses revolusioner, pergolakan dalam negeri dengan perang sipil dan protes akan menjadi topik utama diskusi,” ungkap panitia penyelenggara. Kerusuhan sosial dan kebuntuan politik terus menghambat pemulihan ekonomi di Tunisia itu sendiri. Pada akhirnya pengangguran yang sudah parah menjadi faktor pendorong di balik pemberontakan yang menggulingkan pemerintahan mantan presiden Zine El Abidine Ben Ali.

“Demokrasi, keadilan sosial, ketenagakerjaan, perang melawan korupsi dan penggelapan, dan akses terhadap pendidikan dan kesehatan untuk kebebasan dan martabat warga negara, sekaranglah saatnya untuk merenungkan masa depan proses revolusi,” kata panitia forum.

Melawan penawaran bailout untuk bank di negara Barat yang terancam bangkrut juga akan menjadi isu-isu kunci selama acara tersebut. Forum tersebut tentu berharap bisa menarik dukungan dari kesamaan tujuan pergolakan bangsa Arab, protes di Yunani, pergerakan kemarahan warga Spanyol dan kehancuran Wall Street di Amerika Serikat, untuk keadilan sosial dan distribusi yang lebih adil dari penggunaan sumber daya yang ada. Kelompok anti-kapitalis Perancis, Attac (Association for the taxation of financial transactions and aid to citizens) memuji peran forum ini dalam menghubungkan pemikiran gerakan di belahan bumi utara dan selatan untuk mencari alternatif penangkal globalisasi neoliberal.

Tema klasik seperti lingkungan, pembangunan, imigrasi dan utang negara-negara berkembang juga akan menjadi fokus pada forum ini.(T/P01/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply