AKTIVIS AMERIKA: HENTIKAN BANTUAN AMERIKA KE ISRAEL

New York City, 16 Jumadil Awal 1434/278 March 2013 (MINA) – Sebuah kelompok hak asasi Pro-Palestina di Amerika Serikat meluncurkan kampanye iklan untuk memprotes dukungan Washington terhadap rezim Israel.

Kelompok yang menyebut dirinya Muslim Amerika untuk Palestina (American Muslims for Palestine/AMP) memulai kampanye pada Selasa (26/3) dengan membuka beberapa iklan yang akan memenuhi 25 stasiun di stasiun kereta Metro Utara dekat New York City selama empat pekan.

Iklan yang mendesak penghentian apartheid Israel dan bantuan keuangan AS yang diberikan kepada rezim Israel setiap tahun telah menunjukkan kemarahan publik.

“Saat ini, kita sebenarnya telah ikut serta mendanai apartheid di Israel dan sudah waktunya bagi kita untuk menghentikan pendanaan tersebut dan mendukung keadilan secara menyeluruh di seluruh dunia,” kata ketua AMP, Hatem Bazian.

Setiap tahun, Israel menerima lebih dari 3 miliar dolar Amerika dari negeri Paman Sam tersebut melalui dana bantuan asing langsung. Selain itu, mereka juga mendapat dana bantuan militer senilai lebih dari 70 juta dolar Amerika.

Bazian menambahkan, kelompok itu melepas iklan tersebut bersamaan dengan kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Timur Tengah untuk menyoroti “kegagalan pemerintahannya dalam mengatasi penyebab sebenarnya dari konflik pendudukan Israel atas tanah-tanah Palestina dan kebijakan rasis apartheid, yang menyebabkan rakyat Palestina mengalami penghinaan setiap hari, perampasan dan hilangnya hak-hak dasar mereka, termasuk kebebasan bergerak”.

Obama memulai perjalanan tiga hari ke wilayah tersebut pertengahan pekan lalu dan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Tel Aviv, di mana ia menegaskan dukungannya terhadap rezim tersebut.

Dia juga melakukan kunjungan ke wilayah Tepi Barat dan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas di Ramallah pada Kamis (21/3). Hal ini memicu protes keras di seluruh kalangan rakyat Palestina.

Beberapa aktivis mengkritik kepemimpinan Palestina jika menerima kunjungan Obama di Ramallah. Menurut aktivis, kunjungan ini bertujuan meringankan tekanan pemerintah Israel yang mengalami pengucilan internasional pasca peningkatan status Palestina di PBB November tahun lalu.

“Amerika dengan alasan menjaga keamanan Israel, tapi mengorbankan warga Palestina, dengan cara membenarkan pembantaian terhadap warga Palestina di Gaza, penghancuran rumah, dan kebijakan Israel lainnya,” tambah pernyataan tersebut.

Rakyat Palestina tidak akan menerima dan tidak akan menyerah pada tekanan ini. Mereka menyerukan dunia agar memboikot Israel. Aktivis Palestina menyerukan agar semua warga Palestina untuk tidak menerima kehadiran Obama ke Palestina serta menolak perundingan.(T/P01/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply