AYMAN SHARAWNA TIBA DI GAZA

        Gaza, 7 Jumadil Awal 1434/18 Maret 2013 (MINA) – Seorang tahanan penjara Israel yang melakukan mogok makan selama 8 bulan, Ayman Sharawna akhirnya tiba di Gaza pada Ahad (17/3) malam setelah menandatangani kesepakatan pemulangan untuk mengakhiri aksinya tersebut selama di penjara Israel.

        Sharawna tiba di persimpangan Erez dan langsung diangkut menggunakan ambulans untuk dibawa ke Gaza. Banyak warga Palestina kemudian menyambut kebebasannya di sepanjang jalan.

       “Sharawna menandatangani perjanjian dengan pemerintah Israel akan dipulangkan ke Gaza selama 10 tahun untuk mengakhiri aksi mogok makan yang dia lakukan sejak tanggal 1 Juli 2012 lalu,” kata Fares Qadura, Kepala Komunitas Tahanan Palestina.

        Wakil Kementerian Urusan Tahanan Palestina, Ziad Abu Ein mengatakan, perjanjian ditandatangani tanpa memberitahu kementerian. Dia mengatakan, pihak berwenang Israel menekan Samer Issawi, yang juga telah mogok makan selama 228 hari, untuk membuat kesepakatan serupa.

        Sebelumnya pada Ahad (17/3), Menteri Urusan Tahanan Issa Qaraqe mengatakan Palestina menolak pemulangan tahanan yang dianggap sebagai aksi pemerasan politik oleh pihak Israel.

        Sharawna, 36, merupakan warga dari kota Hebron. Ia dibebaskan dalam kesepakatan pertukaran tawanan pada Oktober 2011 lalu antara Israel dan Hamas namun kembali ditahan pada Januari 2012 dan dituduh melanggar ketentuan pembebasannya.

         Pemerintah Israel menolak untuk mengungkapkan tuduhan bagaimana Sharawna melanggar persyaratan pembebasannya, bahkan kepada pengacaranya sekalipun. Sharawna dipenjara tanpa tuduhan atau pengadilan jaksa Israel.

         Untuk membatalkan amnesti Sharawna dan penjara kepadanya selama 28 tahun, kemudian ia melakukan aksi mogok makan untuk menuntut pembebasannya. (T/P01/E1).

Mi’raj News Agency (MINA)

Rate this article!

Leave a Reply