RAKYAT AMERIKA PERLU INFORMASI AKURAT TERKAIT KONFLIK PALESTINA

Jakarta, 13 Jumadil Awal 1434/25 Maret 2013 (MINA) – Penasehat Dewan Masyarakat Muslim Indonesia di Amerika Serikat sekaligus Imam Masjid Islamic Center di New York, Muhammad Syamsi Ali mengatakan, rakyat Amerika saat ini memerlukan informasi yang benar dan akurat terkait dengan konflik yang terjadi di Palestina.

“Rakyat Amerika saat ini membutuhkan media Islam untuk meluruskan persepsi yang salah. Mereka perlu informasi yang benar dan akurat terkait dengan kondisi sebenarnya mengenai konflik antara rakyat Palestina dan penjajah Israel,” kata Ali kepada wartawan Mi’raj News Agency (MINA) di Jakarta, Ahad malam (24/3).

Ali menjelaskan, media Islam harus hadir sebagai pemberi informasi yang benar dan akurat tentang keadaan yang sebenarnya di bumi Palestina. Mereka perlu pemberitaan yang seimbang dan adil dari kedua belah pihak (Palestina dan Israel).

Saat ini masih banyak rakyat Amerika dan para pejabat pemerintahan yang masih memiliki persepsi yang salah dalam melihat perjuangan rakyat Palestina dan tindakan penjajahan Israel atas mereka.

“Saat ini sebagian besar rakyat Amerika masih beranggapan bahwa rakyat Israel yang teraniaya karena dikepung oleh negara-negara Islam di kawasan Timur Tengah seperti Yordania, Mesir, Lebanon, Iran dan negara-negara Muslim di sekitarnya. Itulah yang menjadi alasan utama mereka untuk membantu dan memberikan dukungannya kepada Israel,” ujar Ali.

Ali juga menyatakan, bagi sebagian besar rakyat Amerika, Islam masih dianggap sebagai penyebab terjadinya kekacauan dan keributan di beberapa belahan dunia sehingga  mereka ketakutan dengan hadirnya Islam di lingkungan mereka.

Persepsi seperti itu adalah salah satu akibat dari informasi media yang salah dalam memberitakan keadaan yang sesungguhnya di negara Palestina yang merupakan negara Muslim. Hampir seluruh media masa, baik koran, majalah, televisi, ataupun media online yang berada dibawah kekuasaan Israel sehingga mereka selalu memberitakan sesuatu yang membela kepentingan Israel.

“Padahal kenyataan yang sebenarnya tidak begitu. Israel-lah yang merampas tanah milik rakyat Palestina dan mengusir mereka dari kampung halamannya. Akan tetapi yang diberitakan oleh media-media di Amerika adalah rakyat Israel berusaha untuk mendapatkan tanah milik nenek moyang mereka yang dulu dirampas oleh orang-orang Palestina,” ungkap Imam masjid di New York berdarah Indonesia itu.

Ali menambahkan, New York saat ini seperti Tel Aviv kedua di Amerika. Banyak sekali slogan-slogan, spanduk dan papan reklame yang mendukung Israel dan mengecam Palestina serta negara-negara Muslim disekitarnya. Hal ini juga yang menyebabkan rakyat Amerika terpengaruh dengan informasi yang menyesatkan itu.

Ali sangat mendukung apabila ada media-media yang memberitakan tentang keadaan rakyat Palestina dan perjuangan mereka. Hal itu akan menjadi informasi penyeimbang bagi rakyat Amerika sehingga mereka bisa mengambil sikap yang tepat dalam melihat keadaan Palestina dan Israel berdasarkan keadaan yang sebenarnya di sana.

Kehadiran Mi’raj News Agency (MINA) sebagai satu-satunya kantor berita Islam di Indonesia diyakini akan turut memperkaya khasanah media global yang bersifat Islami serta akan meningkatkan dukungan internasional bagi kemerdekaan Palestina. 

Mi’raj News Agency (MINA) sebagai portal kantor berita beralamat mirajnews.com sebagai lembaga kantor berita Islam berpusat di Jakarta, selama ini juga telah membantu mengadakan liputan perjuangan bangsa Palestina langsung dari Jalur Gaza. (L/P04/P015/P02)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply