BENTROKAN DI RAMALLAH LUKAI WARTAWAN PALESTINA

Ramallah, 21 Rabiul Akhir 1434/3 Maret 2013 (MINA) – Seorang wartawan poto, Jihad Qadhi (23) terluka akibat terkena tembak di perutnya dalam bentrokan yang berlangsung di depan penjara Over, Ramallah Selatan, Jumat (1/3).

Qadhi tiba di Rumah Sakit Ramallah tadi malam dalam kondisi kritis, setelah tertembak di perut dekat liver dan tembus kepunggungnya, saat ini Qadhi berada di ruangan operasi. Sumber melaporkan kepada Kuwait News Agency yang diterima MINA.

Bentrokan terjadi setelah pengunjuk rasa yang menggelar aksinya di dekat penjara Over saat protes terhadap pengobatan tahanan Palestina.

Sementara itu, seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya terluka di perlintasan Qalandia terkena tembakan peluru Israel di bagian kepalanya, dan segera di rujuk ke Rumah Sakit Hadasa di al-Quds, sampai saat ini pihak keluarga belum mendapatkan informasi terkait hal ini.

Sebelumnya, Kamis (28/2), sumber medis Palestina di Ramallah melaporkan, sedikitnya 20 penduduk Palestina terluka. Pengunjuk rasa juga memprotes kematian Arafat Jaradat (33) dari kota Sa’ir, dekat Hebron, yang diculik oleh tentara Israel pada 18 Februari lalu.  Ia disiksa dengan sangat ekstrim di fasilias interogasi “Israel” pada Sabtu pekan lalu hingga meninggal dunia.

Aksi kekerasan terhadap wartawan di Palestina pun terjadi beberapa hari lalu, Kamis (20/2). Wartawan Palestina, Amir Abu Arafah dan kartunis Muhammad Sabanah dipenjara oleh Israel atas aksi mereka untuk mogok makan dari pusat penahanan Timur di Ramallah.

Wartawan yang menjadi korban kebrutalan tentara penjajah Zionis Israel di Palestina selalu bertambah. Tahun lalu saja, ada dua wartawan TV Al-Aqsa yakni Mahmud Komi dan Hossam Salama termasuk di antara enam orang yang tewas dalam serangkaian serangan udara Israel di Kota Gaza dan utara, seperti yang disampaikan pihak Hamas.(T/P014/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply