MUSLIM AMERIKA BERI BEASISWA MAHASISWA KE KAIRO

Kairo, 7 Jumadil Awal 1434/18 Maret 2013 (MINA) Islamic Society of North America (ISNA) sebuah organisasi masyarakat Islam di Amerika Utara secara rutin memberikan beasiswa bagi generasi muda muslim asal Amerika untuk melanjutkan studi Islam di Mesir.

Mohsin Mirza, salah seorang penerima beasiswa mengucapkan terima kasih atas beasiswa itu, katanya setelah wisuda kepada OnIslam.net, seperti diterima Mi’raj News Agency (MINA)  

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada ISNA atas bantuan beasiswa bagi siswa muslim Amerika,” kata penerima beasiswa Dr Abdus Saleem program ISNA tersebut.  

Menurut Mirza, dirinya merasa sangat  senang dan terhormat menerima penghargaan ini hingga selesai.

Melalui beasiswa studi semacam itu, dirinya dan generasi muda muslim Amerika belajar Islam, untuk diamalkan di rumah dan masyarakat, ujarnya.

Beasiswa ISNA diberikan setiap tahun, senilai $10.000 (hampir 100 juta rupiah) per mahasiswa yang akan menempuh studi perguruan tinggi di negeri muslim seperti Mesir, jurusan kedokteran, teknologi, ilmu komputer, jurnalisme dan administrasi bisnis.

Penerima beasiswa lainnya, Abdul Nabeeha Khadir, mengemukakan hal serupa tentang rasa syukurnya atas beasiswa itu.

“Saya bersyukur kepada Allah Ta’ala, mendapatkan beasiswa dari ISNA untuk kuliah di Kairo. Ini  memberikan saya kesempatan untuk melanjutkan studi dan belajar Islam, untuk kami persembahkan kepada umat Islam,“ katanya.

Selain beasiswa ISNA, Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank/IDB) berpusat di Jeddah, Saudi Arabia, juga menawarkan beasiswa studi untuk pelajar muslim Amerika.

“Saya ingin meningkatkan kualitas keilmuan saya,” kata Muhammad Rafay, penerima beasiswa IDB, yang baru menyelesaikan sebagai asisten dokter.

Melalui dunia kedokteran yang kelak digelutinya, ia ingin membantu taraf kesehatan setiap pasien melalui proses penyembuhan secara fisik kondisi, mental dan emosional pasien,” ujarnya.

Mahasiswa muslim di Amerika sangat berharap bahwa beasiswa ini akan membantu mereka yang kurang mampu untuk meneruskan ke perguruan tinggi di seluruh dunia.

Amal Younis, penerima mahasiswa jurusan hukum, bercita-cita melalui beasiswa yang diterimanya, akan menjadi advokat terkemuka untuk membela kepentingan umat terutama komunitas muslim di Amerika, katanya.

“Kualitas generasi muslim masa depan di Amerika sangat penting. Kelak mereka akan menjadi para pemimpin muslim yang muncul ditengah-tengah masyarakat muslim  Amerika, dan mereka akan menjadi teladan positif bagi generasi muda lainnya,” tambahnya.  

Mahasiswa lainnya, Abdul Khadir mempunyai pendapat sama, ini sangat membantu meringankan beban orang tua, katanya.

Kelak, harapannya, dapat menggunakan ilmu yang diperoleh tersebut untuk memperkuat umat muslim dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (T/P012/R1).

Mi’raj News Agency (MINA) 

Leave a Reply