DUA LEDAKAN HANTAM IBU KOTA TURKI

Ankara, 9 Jumadil Ula 1434/20 Maret 2013 (MINA) – Roket menghantam lantai tujuh gedung AK dan Dua granat meledak di luar kementerian kehakiman Turki, di ibukota Turki, Ankara, sehari sebelum gencatan senjata diharapkan oleh oposisi Kurdi.

Menteri Kehakiman Turki Sadullah Ergin mengatakan satu orang luka ringan dalam serangan itu. Dan tidak ada yang mengaku bertanggung jawab.

Serangan terjadi dua hari sebelum gencatan senjata yang diharapkan oleh opoisi Abdullah Ocalan pemimpin Kurdi yang dipenjara, yang melakukan pembicaraan dengan pejabat negara untuk mencoba mengakhiri konflik tiga dasawarsa yang telah menewaskan sekitar 40.000 orang, Aljazera melaporkan yang dipantau oleh Mi’raj News Agency (MINA).

“Kami akan terus maju. Kekacauan ini tidak bisa mengeluarkan kita dari masalah ini,” kata Jurubicara Partai AK Huseyin Celik dalam konferensi pers.

Sementara BBC melaporkan dalam pesan yang disampaikan oleh politisi Kurdi, Ocalan mengatakan ia akan membuat momen yang bersejarah pengumuman pada Kamis, bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Kurdi.

Ocalan memulai pembicaraan dengan pejabat negara Oktober lalu. Gencatan senjata telah disepakati dan gagal sebelumnya dalam perang. PKK, yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa, awalnya menuntut kemerdekaan untuk negara Kurdi di Turki tenggara, tetapi dikelola untuk tujuan otonomi politik dan budaya yang lebih luas.

Perdana Menteri Tayyip Erdogan membuat sejumlah konsesi hak budaya dan bahasa sebagai bagian dari upaya untuk mengambil penyelesaian.(T/P08/R2)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Rate this article!

Leave a Reply