EKONOMI SYARIAH TAHAN TERHADAP KRISIS BAGI MASYARAKAT DAN NEGERA

Jakarta, 23 Rabiul Akhir 1434/4 Maret 2013 (MINA)- Ekonomi syariah memiliki daya tahan terhadap krisis. Di lain sisi ekonomi syariah juga sebagai solusi untuk keluar dari “ekonomi rente” yang menjadikan bunga sebagai top ikon ekonomi konvensional.

“Sistem ekonomi syariah merupakan solusi untuk permasalahan ketidakadilan yang muncul akibat sistem ekonomi konvensional,” kata Faisal Saleh, Direktur Eksekutif IIGMA (Indonesia Islamic Global Market Association) kepada reporter MINA.

Faisal, menambahkan bahwa tetap saja kesadaran dan dengan edukasi masyarakat muslim mengenai sistem ekonomi syariah menjadi faktor utamanya. “Tanpa kesadaran umat, perkembangan ekonomi syariah akan mengalami stagnasi,” tambah Faisal.

Konsep ekonomi syariah yang lebih mengedepankan peran socio-ekonomi atau lebih pada pemberdayaan sector rill dan ekonomi produktif melalui koperasi dan UMKM (sektor usaha mikro, kecil dan menengah).

“Tentunya akan sangat berdampak pada semua segmen masyarakat terutama di pedesaan,” ungkap Faisal, sebagai Peneliti Senior CIESRA (Center for Islamic Economics and Sharia Research).

Beberapa saluran pembiayaan yang dapat diberikan oleh lembaga keuangan syariah untuk membantu sektor ekonomi pedesaan, diantaranya memberikan pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan finansial sektor UMKM yang kini telah mencapai 61,29% atau Rp83,09 triliun dari total pembiayaan perbankan syariah.

Faisal berpendapat bahwa dengan prinsip bagi hasil dan risiko ini menurut saya lebih sesuai dan akan sangat menguntungkan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan modal sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang memang iklim bisnis sector rill mempunyai potensi untung dan risiko kerugian yang cukup tinggi.

“Dengan aktivitas ekonomi yang merata dan berkeadilan bagi masyarakat suatu Negara dan meningkatnya kesejahteraan akan sangat berdampak pada perbaikan ekonomi secara makro terkhusus pendapatan Negara,” ujar Faisal.(L/P010/R2).

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply