ERDOGEN AKAN LAKUKAN MEDIASI PERUNDINGAN DENGAN PKK

       Ankara, 1 Jumadil Awal 1434/12 Maret 2013 (MINA) – Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemerintahnya akan melakukan mediasi perundingan antara Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan Badan Intelijen Negara jika para pejuang Kurdi meletakkan senjata.

       Berbicara pada sebagian besar orang Kurdi di provinsi Siirt Sabtu (9/3), Erdogan mengesampingkan amnesti umum bagi anggota PKK dan mengatakan Ankara tidak akan memaafkan yang telang menumpahkan darah di tangan mereka.

       Erdogan mengulangi seruannya kepada penduduk setempat agar mendukung upaya perdamaian pemerintahannya dan menegaskan kembali oposisi Ankara untuk gerakan separatis etnis atau apapun yang menantang integritas Turki, demikian menurut laporan Press TV yang dipantau Mi’raj News Agency (MINA), Selasa.

       “Kami tidak akan memberikan kepercayaan kepada mereka yang ingin memisahkan diri dari kami. Kami tidak akan memberikan kesempatan kepada terorisme, “katanya.

      Ada laporan dinas rahasia bahwa Turki telah memulai babak baru pembicaraan damai dengan pemimpin PKK Abdullah Ocalan yang dipenjara dan menjalani hukuman seumur hidup di penjara di pulau lepas pantai Istanbul sejak penangkapannya pada 1999.

      Pada Desember 2012, Organisasi Intelijen Nasional Turki memulai negosiasi dengan PKK dengan tujuan utama melumpuhkan gerakan tersebut.

      Namun, laporan harian lokal tidak menjelaskan tentang isi pertemuan antara Ocalan dan tiga wakil Kurdi pada proses negosiasi tersebut.

       Partai Pekerja Kurdistan telah berjuang untuk wilayah otonomi Kurdi sejak 1980-an. Konflik telah menyebabkan puluhan ribu orang tewas.(T/P08/E1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply